IDF 2017 Bicarakan Pengentasan Kesenjangan

Ia berharap pada acara yang diselenggarakan selama dua hari ini bisa menghasilkan ide dan gagasan untuk membangun Indonesia lebih baik ke depannya.

Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Saat Menteri Bappenas, Bambang P.S Brodjonegoro memaparkan materi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menteri Bappenas RI, Bambang P.S Brodjonegoro, mengatakan pelaksanaan Indonesia Development Forum 2017 ini sangat tinggi mendapat antusiasme dari masyarakat dan kepala daerah seluruh Indonesia.

Ia berharap pada acara yang diselenggarakan selama dua hari ini bisa menghasilkan ide dan gagasan untuk membangun Indonesia lebih baik ke depannya.

"Pada acara IDF yang diselenggarakan selama dua hari ini kita banyak sekali mendapat masukan mengenai pembangunan Indonesia kedepannya," ucapnya saat menutup acara IDF di Gama Tower Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Ia menjelaskan jika acara tersebut diikuti lebih dari 1500 orang dan yang paling penting adalah berbagai latar belakang. Baik akademisi, pelaku seni, kepala daerah dan organisi lainnya.

(Baca Juga: Kartu Identitas Anak Dibutuhkan untuk Inventarisir Data Kependudukan

Selain itu, Bambang menuturkan ada 500 an paper yang masuk pada panitia mengenai tema IDF tahun ini.

Bahkan tamu undangan yang hadir tidak hanya dari dalam negeri, banyak peserta seminar IDF 2017 ini merupakan mereka yang berasal dari universitas dan organisasi diluar negeri.

IDF 2017 kali ini membicarakan tentang kesenjangan yang terjadi, pemerintah mencari solusi dan bagaimana kedepannya untuk memeratakan pembangunan yang ada.

Bambang juga mengatakan kalau kesenjangan bisa diatasi jika para pelaku entreprenuership bisa tumbuh dan itu akan membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan ekonomi yang ada.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved