Warga Pontianak Damba Udara Segar

Masyarakat Pontianak mengeluhkan kabut asap yang mengepung kota, satu diantara orangtua, Ahmad (32)merasa resah dan bimbang dengan kondisi asap...

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Masyarakat Pontianak mengeluhkan kabut asap yang mengepung kota, satu diantara orangtua, Ahmad (32) dan yang juga merupakan orangtua satu anak merasa resah dan bimbang dengan kondisi asap yang menyelimuti kota ini.

"Rasa khawatir tentu ada, apalagi anak saya baru berumur 2 tahunan, dengan kondisi udara yang seperti saat ini sangat tidak baik untuk dia. Kita takut juga karena anak-anak inikan masih rentan terserang ISPA," ucap warga yang tinggal di Jalan Harapan Jaya ini, Jumat (4/8/2017).

Ia berharap kondisi dimana udara yang tidak sehat seperti saat ini segera bisa diatasi karena ini ia katakan akibat kebakaran hutan dan lahan sehingga asapnya menyebar dimana dan warga Pontianak terkena imbasnya.

"Dengan kondisi udara seperti saat ini memang saya dan istri jarang membawa anak keluar rumah. Jangankan anak-anak kita saja tidak enak bernafas dengan kondisi diselimuti asap ini," jelasnya.

Baca: Udara Pontianak Tidak Sehat, DPRD Saran Pemkot Liburkan Sekolah

Ditambahkannya kalau asap semakin pekat jika sore dan malam hari. "Kalau pagi sampai siang memang aga kurang, tapi sore sampai malam itu pekat asapnya," tambah Ahmad.

Warga lainnya, Kristiawan (27) mengaku kalau keadaan saat ini tidak hanya asapnya yang menjadi persoalab, namun abu dari akibat Karhutla juga membuatnya risih. Karena abu-abu itu beterbangan masuk dalam rumah.

Bahkan ia sampaikan saat menyapu rumah maka rumahnya banyak abu dan itu membuat perabotan rumah kotor. Bahkan ia katakan kondisi semacam ini memaksa keluarga untuk selalu menutup pintu agar asap dan abu yang beterbangan tidak masuk dalam rumah.

Kondisi semacam inipun ia katakan selalu terjadi setiap tahunnya seakan tidak ada perubahan dan antisipasi dari pihak terkait saat memasuki musim kemarau.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved