Citizen Reporter

Cornelis Sosialisasikan Tentang Manfaat Mengkonsumsi Ikan bagi Kesehatan

Saya mengajak Masyarakat luas untuk lebih peduli dan turut serta menjaga kelestarian sumberdaya ikan hias serta menjaga habitatnya.

ISTIMEWA
Gubernur Kalbar, Cornelis didampingi Ketua Forikan Kalbar, Fredika Cornelis menandatangai pratasti gedung promosi ikam hias Kalbar dan gedung Balai Benih Ikan Sentra Anjongan. 

Citizen Reporter
Humas Pemprov Kalbar, Randa Gusmahari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalbar, Cornelis saat meresmikan Gedung Pusat Promosi Pemasaran Ikan Non Konsumsi dan Peresmian Gedung BBIS Anjongan serta Pemeran Ikan Hias dan aquascape menuturkan pentingnya dan manfaat mengonsumsi ikan serta peluang bisnisnya.

"Perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat luas, tentang manfaat mengkonsumsi ikan bagi kesehatan, karena dengan kita mengkonsumsi ikan secara teratur, maka kesehatan, kecerdasan serta pertumbuhan bagi anak anak sangat baik,“ tegas Gubernur Kalbar, Cornelis, saat meresmikan Gedung Pusat Promosi Pemasaran Ikan Non Konsumsi dan Peresmian Gedung BBIS Anjongan serta Pemeran ikan Hias dan aquascape, Kamis (03/08/2017).

Dikatakan gubernur dua periode tersebut, Kalbar kaya akan hasil sumberdaya alamnya, salah satunya Perikanan, baik perikanan laut, maupun hasil budidaya yang dikembangkan.

Kalbar memiliki beraneka ragam jenis ikan Hias. Salah satunya jenis ikan hias yang sudah terkenal dan memiliki nilai ekonomis sangat tinggi adalah Ikan Arwana ( Silok) Super Red, Botia dan Ringo yang menjadi maskot Kalimantan Barat.

Ia pun mengatakan, Kalbar selalu mengadakan Pameran Ikan Hias. Tujuannya adalah mempromosikan dan mengenalkan kepada masyarakat luas baik nasional maupun masyarakat internasional, tentang Ikan Hias sebagai Potensi peluang Bisnis, baik dalam negeri maupun untuk di ekspor keluar negeri.

"Saya mengajak Masyarakat luas untuk lebih peduli dan turut serta menjaga kelestarian sumberdaya ikan hias serta menjaga habitatnya. Selian itu membangun jaringan kerja sama baik dibidang penelitian dan pengembangan ( Riset dan Teknologi) dengan lembaga penelitian perguuan tinggi dan para pakar, “ungkap Cornelis.

Sementara itu Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kalbar Frederika Cornelis mengatakan Konsumsi Ikan Kalbar baru 36,43 Kg/Kapita/Tahun, sebelumnya 24/kapita/tahun.

Menurutnya, pada Idealnya harus 100 sampai 200 GR/Kapita/hari atau setara dengan 36,5 kg/Kapita/Tahun sampai dengan 73 kg/Kapita /Tahun. Sebagai pembanding Negara Jepang dalam mengkonsumsiikan telah mencapai 140 kg/kapita / tahun .

“ Salah satu permasalahan dihadapi dalam upaya peningkatan konsumsi ikan masyarakat, antara lain masih adana image tentang produk perikanan masih kurang baik dimata konsumen, dimana ikan mempunyai tulang/duri yang banyak, terkait dengan berbagai mitos dan dikaitkan dengan masalah kesehatan, misalnya alergi dan cacingan dan beberapa pemeliharaan ikan ditempat kotoran manusia dan masih adanya anggapan dimasyarakat, makan ikan kurang bergengsi," tegas Frederika.

Frederika mengatakan bahwa ikan merupakan sumber makanan bergizi tinggi mengandung Omega 3 untuk otak, dimana Omega 3 sangat diperlukan untuk kecerdasan.

Ikan juga memiliki kandungan asam lemak Omega 3 yang berperan dalam melindungi jantung kita, dan daging ikan mampu menurunkan kolesterol dalam darah, memperbaik fungsi dinding pembuluh darah. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved