Atbah Harapkan Direktur RSUD Sambas dan Pemangkat Tingkatkan Pelayanan
Karenanya, mereka membutuhkan kita, mereka memerlukan bantuan kita dan mereka menaruh harapan yang besar kepada kita.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili mengatakan, untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, Pemerintah Kabupaten Sambas telah bertekad untuk melaksanakan secara bertahap, amanah Undang-undang dan peraturan yang terkait dengan pengelolaan pemerintahan dan Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Sehingga kita dapat memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat. Sejalan dengan fungsi pemerintah daerah, sebagai pelayan masyarakat di bidang kesehatan, merupakan salah satu sektor strategis yang harus dikelola oleh orang yang profesional. Yang memang dituntut untuk lebih memikirkan dan mendahulukan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi," ucapnya dalam sambutan saat melantik dan mengambil sumpah janji jabatan kepada Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas, dr Ganjar Eko Prabowo dan Direktur RSUD Pemangkat, dr Achmad Hardin Sp PD di ruang aula utama Kantor Bupati Sambas, Senin (31/7/2017).
Lanjutnya, tanpa masyarakat kita bukanlah siapa-siapa, dan tanpa masyarakat juga kita tidak ada apa-apanya.
Karenanya, mereka membutuhkan kita, mereka memerlukan bantuan kita dan mereka menaruh harapan yang besar kepada kita.
Oleh karena itu, rumah sakit sebagai unit pelaksana teknis di bidang kesehatan harus dikelola secara profesional.
Baca: Sudah Daftar di Beberapa Parpol, Ria Norsan Cari Pasangan yang Bisa Dongkrak Suara
"Sehingga masyarakat yang sedang sakit, merasa senang, merasa nyaman dan merasa aman. Jadikanlah rumah sakit menjadi rumah sehat, yang dengan melihatnya saja, masyarakat sudah merasa sehat, dan berangsur-angsur sembuh, dan setelah diberi langkah pengobatan. Mereka semakin cepat sembuh. Saya yakin, saudara dr Hardin dan dr Ganjar, mampu dan lebih tahu bagaimana cara membuat orang sehat," ujarnya.
Atbah menambahkan, yang perlu ditanamkan baik-baik dalam diri kita maupun seluruh jajaran di rumah sakit di Kabupaten Sambas adalah berniat baik, karena dengan berniat baik akan lahir energi positif yang mendorong serta memotivasi diri untuk berbuat yang terbaik bagi orang lain.
Selain itu, kita senantiasa untuk memperbaiki niat kita, jika dalam langkah-langkah kita ada niat-niat yang tidak baik dalam pribadi kita.
Sehingga ada kontrol di dalam diri kita, dari berbuat yang tidak kita harapkan secara pribadi dan orang lain.
"Mari kita berpikir untuk membangun, membangun dan membangun. Dan jangan pernah berpikir untuk merusak. Karena kita bersama-sama untuk membangun. Mari kita berpikir untuk maju, maju dan maju. Dan jangan berpikir untuk berjalan di tempat. Apalagi berpikir untuk mundur. Perilaku, kata-kata kita harus perilaku yang membangun dan kata-kata yang membangun. Perilaku, pola pikir dan tingkah laku kita harus membuktikan bahwa kita akan maju, maju dan terus maju," tegasnya.
Tingkatkan pelayanan serta senantiasa mengupdate sistem manajemen di rumah sakit dan mengupgrade SDM-nya.
Ciptakan organisasi yang cepat tanggap dan sigap dalam mengatasi keluhan-keluhan serta aduan masyarakat terhadap buruknya pelayanan, juga perlu dipertajam. Terkait rendahnya kepedulian serta hilangnya sensitifitas kita.
"Insya Allah akan berimplikasi pada meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Sambas," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/direktur-rsud-pemangkat_20170731_191025.jpg)