Citizen Reporter

Kongres Dayak Internasional I, Persatukan Bangsa Dayak di Seluruh Dunia

Terutama karena kongres ini merupakan terobosan baru untuk mempersatukan seluruh masyrakat dayak yang tersebar diberbagai daerah dan negara.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/IST

Citizen Reporter 

Humas Pemkab Sekadau, Opang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Bupati Sekadau Rupinus hadir pada Kongres Dayak Internasional I di rumah Radank Pontianak, Rabu (26/7/2017).

Kongres pertama kali diadakan ini mengambil tema "merajut benang peradaban dayak struktur zaman yang dinamis".

Adapun tujuannya merumuskan protokol dayak yg dapat mempersatukan bangsa dayak dan butir-butir pemikiran tentang pengembangan sumber daya manusia dayak dlm segala segi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan kongres ini.

Baca: Digosipi Dekat dengan Menteri ESDM, Mantan Putri Indonesia Ini Tutup Akun Instagramnya

Terutama karena kongres ini merupakan terobosan baru untuk mempersatukan seluruh masyarakat dayak yang tersebar di berbagai daerah dan negara.

"Kita perlu menjaga dan mengembangkan eksistensi budaya yang ada. Masyarakat dayak ini serta terutama dengan kongres ini dapat dihasilkan pengembangan manusia dayak yang cerdas, pintar dan maju, baik dari segi pendidikan,ekonomi dan teknologi," ujar Rupinus.

Rupinus yang juga merupakan Penasihat DAD Sekadau, sangat mendukung hasil kongres nanti baik point pengembangan sumber daya manusia, serta menjaga Bumi Sekadau.

"Dimana Kabupaten Sekadau adalah bagian dari pulau Kalimantan yg merupakan paru paru dunia penghasil oksigen terbesar ke dua," tukasnya.

Pembukaan Kongres Dayak Internasional dibuka langsung oleh Menkumham, Yasonna H Laoly.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved