Kongres Dayak Internasional

Sekjend MADN Harap Kongres Dapat Rajut Kebersamaan

Kita mengundang seluruh masyarakat dan elemen untuk menghadiri pembukaan Kongres, dengan harapan ingin merajut kebersamaan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Sekjend MADN Kalbar, Yakobus Kumis. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekjend MADN, Yakobus Kumis berharap, dengan adanya kongres yang akan resmi dibuka pada 26 Juli 2017 di rumah Radakng Jalan Sutan Syahrir Pontianak dapat merajut kebersamaan dengan semua elemen.

"Kita mengundang seluruh masyarakat dan elemen untuk menghadiri pembukaan Kongres, dengan harapan ingin merajut kebersamaan ber-Bhinekaa Tunggal Ika," tuturnya, Selasa (25/07/2017) usai pelantikan pengurus DAD Kalbar.

Dikatakannya, setelah pengukuhan DAD Kalbar, sekitar pukul 19.00 WIB akan adakan welcome dinner sebagai wujud perwujudan dengan para tamu dalam dan luar negeri dipendopo Gubernur Kalbar.

Lalu pada 26 Juli 2017 pukul 08.00 WIB, kata dia, akan dilaksanakan pembukaan Kongres Dayak Internasional dan diadakan upacara tari penyambutan dan adat, yang juga akan dibuka oleh Presiden MADN, dan Menkokesra, Puan Maharani sebagai keynote speaker, lalu pada siang hari makan bersama kembali sekitar 1000 peserta, dan dilanjutkan di dua hotel yaitu Kapuas Palace dan Harris.

"Dimasing-masing hotel akan dibagi tiga komisi, komisi yang pertama, membahas 7 protokol Dayak, lalu komisi kedua 7 deklarasi Dayak dan ketiga membahas Rute Maps atau perumpamaan bumi dengan kearifan lokal, kegiatan sampai dengan selesai," katanya.

Baca: Resmi Dilantik jadi Ketua DAD Kalbar, Ini Yang Akan Dilakukan Jakius

Lada 27 Juli 2017, kata dia, akan ada pembacaan protol, deklarasi dan rute maps sekalian menutup Kongres Dayak Internasional.

Selain itu, Ia pun berterimakasih kepada Presiden MADN telah melaksanakan pelantikan, serta berterimakasih kepada pengurus yang lama sudah menjalankan tugas dengan baik.

Menurutnya, dengan DAD yang baru mempunyai komposisi orang yang mempunyai kualitas dibidang masing-masing.

Pada susunan dewan kehormatan, pertimbangan dan pakar memang banyak, dikarenakan, kata dia, untuk mengakomodir tokoh-tokoh yang ada di Kalbar namun tidak duduk dikepengurusan MADN.

Menurutnya pula, dengan ada penambahan tiga biro yang awalnya 19 sangatlah baik, seperti biro narkoba dan terorisme, karena Kalbar merupakan daerah transit narkoba internasional bahkan ditakutkan menjadi pusat gerakan intoleransi dan radikalisme serta terorisme.

Lalu, lanjutnya yang kedua, biro pertahanan guna membahas hak pertanahan, seperti tanah adat karena di Kalbar juga mayoritas kasus masalah kejelasan lahan dan bencana alam sampai dengan membantu korban.

Dan ketiga ada biro jasa kontruksi, karena Kalbar masih memerlukan infrastruktur yang baik, dengan infrastruktur yang baik, maka perdagangan akan baik, sehingga akan berkembang dengan sendirinya.

Dengan DAD, Ia berharap dapat menghimpun semua masyarakat adat Dayak yang ada di Kalbar, baik berbagai suku dan etnis, karena Dayak juga ada yang Islam dan juga dimasukan dalam jajaran kepengurusan.

"Harapan kita tentunya DAD bisa menjadi lembaga yang menjalankan tugas untuk ikut memperjuangkan hak masyarakat dan bekerjasama dengan pemerintah, ikut menjaga keamanan dan silaturahmi agar Kalbar aman damai dan tentram, karena keamanan faktor utama dalam pembangunan dan kemajuan," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved