Pemda Kapuas Hulu Kembangkan Perkebunan Kopi

"Kopi ini walau varietas sama, tapi ditanam di daerah berbeda, tetap memiliki cita rasa berbeda," ucapnya.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Mirna Tribun
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Saat ini Pemerintah Daerah Kapuas Hulu melalui Dinas Pertanian dan Panggan, sedang merencana untuk mengembangkan komoditi unggulan yaitu kopi lokal jenis Robusta sehingga Bumi Uncak Kapuas bisa menghasilkan kopi sendiri.

"Belum lama ini kami bersama para camat diwilayah kecamatan, yang akan dibuat lahan percontohan tanaman kopi, sudah melaksanakan studi banding ke Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur," ujar Kasi Perlindungan Perkebunan, Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu, J. Shofiar kepada wartawan, Senin (24/7/2017).

J. Shofiar menjelaskan, Kopi merupakan kebutuhan masyarakat, hanya saja pengembangan kopi di Kapuas Hulu masih belum maksimal.

"Kopi ini walau varietas sama, tapi ditanam di daerah berbeda, tetap memiliki cita rasa berbeda," ucapnya.

Baca: Oknum PNS, Guru dan Polisi Kedapatan Main Judi, Kasusnya Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan Ketapang

Menurutnya, perkebunan kopi di Kapuas Hulu sudah ada, namun belum begitu intensif, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Karena petani belum begitu melirik usaha perkebunan kopi, hanya sebatas untuk konsumsi keluarga saja.

"Kalau kita lihat di pasar, kopi banyakdari Pontianak dan daerah lainnya. Padahal kita mampu mengembangkan perkebunan kopi sendiri. Tidak harus menikmati kopi luar, cukup kopi asal Kapuas Hulu, yang mungkin rasa tak jauh beda dengan kopi-kopi lainnya," katanya.

Shofiar menjelaskan, ada beberapa daerah yang akan menjadi sentral pengembangan perkebunan kopi di Kapuas Hulu seperti, daerah utara, dan selatan atau daerah lainnya yang mungkin berpotensi untuk dikembangkan perkebunan kopi.

"Saya pikir untuk mengembangkan perkebunan kopi tidak terlalu sulit, karena tanaman kopi bisa dijadikan sebagai tanaman sela. Artinya, bisa memanfaatkan zona yang kosong disekitar tanaman yang ada," ucapnya.

Maka dengan ini diharapkan, para camat se Kapuas Hulu bisa menginventarisir daerah yang cukup prosfek, untuk pengembangan kebun kopi tersebut.

"Saya yakin mereka yang sudah pergi ke Jember ini, bisa belajar dari sana pengembangan perkebunan kopi sehingga sudah ada gambaran untuk mengembangkan perkebunan kopi di Kapuas Hulu," ungkapnya.

Rencana akan pengembangan perkebunan kopi tersebut, mendapat sambutan yang hanggat bagi penikmat kopi di Kabupaten Kapuas Hulu.

Karena selama ini belum merasakan nikmatnya kopi yang khas di daerah sendiri.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved