Kongres Dayak Internasional
Pemeran dan Eksebisi Kongres Dayak Internasional, Cornelis Ajak Bangun Daerah Bersama
Dengan pameran ini adalah sebuah kegiatan kita untuk menyambut acara pokok yaitu Kongres Dayak Internasional...
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Presiden MADN, Cornelis yang juga adalah Gubernur Kalbar menuturkan dengan adanya pemeran serta eksebisi sebelum Kongres Dayak Internasional akan meningkatkan produk budaya, selain itu Ia juga mengatakan agar masyarakat membangun daerah bersama serta jaga stabilitas keamanan.
"Dengan pameran ini adalah sebuah kegiatan kita untuk menyambut acara pokok yaitu Kongres Dayak Internasional, agar bisa menampilkan, dan menjual produk daerah kepada masyarakat," katanya, Minggu (23/07/2017) saat sambutan pembukaan eksebisi dan pameran Kongres Dayak Internasional dihalaman rumah Radakng Jalan Sutan Syahrir Pontianak.
Selain daripada itu, kata dia, kedepan, untuk menghidupi negara tidak bisa hanya berdasarkan sumber daya alam, tetapi diperlukan manusia yang cerdas dan pintar agar tidak menjadi beban negara.
"Kedepan pendapatan paling besar adalah Pariwisata, Oleh karena itu, kita menggali budaya yang bisa kita tawarkan kepada dunia Internasional dan dunia yang sudah maju, Marilah kita bersama-sama memajukan daerah kita," katanya.
Baca: Foto-foto Pembukaan Pameran Kongres Dayak Internasional
Dengan melakukan pameran yang untuk menjual, dan menawarkan produk yang ada, kata dia, selain daripada itu juga, jika bisa berkumpul sampai 10ribu pengunjung yang datang, berarti memberikan tambahan pendapatan bagi pemerintah daerah Kota Pontianak, mulai dari pesawat, makan, dan lainnya.
"Maka dari itu perlu juga, kita menjaga stabilitas disetiap daerah. Jika saya keluar, yang saya tanyakan adalah situasi keamanan, prinsip saya aman dulu, jika tidak bagaimana orang mau datang kesini, maka dari itu mari bersama urus daerah kita, saya yakin kita tidak akan menjadi beban negara," pungkasnya.