Kongres Dayak Internasional

Kongres Dayak Internasional Digelar untuk Tujuan Ini

"Kita punya kekayaan alam yang luar biasa, tinggal bagaimana mengelolanya dengan baik," katanya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Drs Cornelis bersama istri dan rombongan meninjau sejumlah stan pameran usai membuka Pameran Exhibition dan Hiburan Rakyat yang digelar MADN di rumah Radakng,Jl Sutan Syahrir, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (23/7/2017) sore. Acara ini digelar dalam rangka Konggres Dayak International yang berlangsung sejak 23-27 Juli 2017 mendatang dengan tujuan untuk mempromosikan berbagai hasil kerajinan dan prodak budaya masyarakat. Pameran ini diikuti oleh 66 stan dan akan dimeriahkan oleh berbagai penampilan pentas seni dari DAD dan Sanggar seni seluruh etnis yang ada di kota Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Presiden MADN Kalbar, Cornelis menuturkan, satu di antara tujuan dari adanya Kongres Dayak Internasional adalah agar masyarakat menjaga lingkungan, maka dari itu pula menghadirkan beberapa menteri RI.

"Yang jelas kita bisa menampilkan produk kita, apa yang bisa kita buat dan bisa kita jual, jika dilihat barang tidak berguna, namun jika dikelola dengan baik, maka akan kita jual, nilai tambahlah sehingga masyarakat kita tahu," katanya, Minggu (23/07/2017) diwawancara usai berkeliling mengunjungi Stand.

Maka dari itu, kata dia, masyarakat Kalbar perlu menjadi manusia yang cerdas, pintar.

"Kita punya kekayaan alam yang luar biasa, tinggal bagaimana mengelolanya dengan baik," katanya.

Ia pun mengatakan, dengan adannya pameran dan eksebisi, maka hasil karya kerajinan khas Kalbar diberi kesempatan untuk dipamerkan dalam rangkaian kegiatan Kongres Dayak Internasional.

Baca: Kongres Dayak Internasional Momentom Kebangkitan Bangsa Dayak di Dunia

Gubernur Kalbar ini pun mengatakan Isu lingkungan hutan Kalbar akan menjadi fokus yang akan di bahas.

"Kongres ini kan Intinya nanti bagaimana warga masyarakat khususnya orang Dayak, menjaga hutan agar tidak rusak, jika hutan di Kalimantan dibakar, manusia dimuka bumi akan mati karena cuacanya akan naik," tuturnya.

Maka dari hal itulah, kata dia, dihadirkan pembicara-pembicara handal yang akan menyampaikan materi tetang hutan, dapat memberikan pengertian kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga hutan agar supaya tidal di gunduli.

"Pembicaranya nanti dari Menteri dan Menko. Pembicara ini akan menjabarkan secara rinci tentang betapa pentingnya menjaga hutan Kalbar ini," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved