Kongres Dayak Internasional
Negara Sahabat Siap Hadiri Kongres Dayak Internasional I
Sekretariat Kongres Dayak Internasional (KDI) I, Marselina Maryani Soeryamassoeka mengatakan beberapa pihak telah memberikan konfirmasi kedatangan.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretariat Kongres Dayak Internasional (KDI) I, Marselina Maryani Soeryamassoeka mengatakan beberapa pihak telah memberikan konfirmasi kedatangan.
Ada sekitar 150 orang dari Sabah dan Sarawak. Kemudian Kementerian hukum dan HAM. Kementerian Kehutanan, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Kementerian Pendidikan.
"Beberapa duta besar negara sahabat juga sudah konfirmasi," katanya, Rabu (19/7/2017).
Selain itu juga hadir seluruh Dewan Adat Dayak (DAD) se-Kalimantan dan di luar Kalimantan di antaranya DKI Jakarta, Sulawei Utara, Jawa Timur, Kepulauan Riau, Riau, Bali, Banten dan Jawa Barat. Serta Majelis Adat Dayak Nasional di luar wilayah Kalbar.
Baca: Kongres Dayak Internasional 1 Akan Dihadiri Menteri Pendidikan
Kemudian stan yang telah terisi berjumlah 45 yang meliputi stan kerajinan, perkantoran, DAD se-Kalimantan maupun perusahan swasta.
"Untuk penampilan kita mengundang seluruh paguyuban etnis yang ada di Kalbar. Kalau Yang dayak diserahkan pada Sekberkesda untuk mengatur sanggar," jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan mulai (23/7/2017) hingga (27/7/2017) setiap malam akan ada pertunjukan pagelaran seni dan budaya dari berbagai paguyuban etnis.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan Polda Kalbar dan kesehatan melibatkan dari Dinas Kesehatan Provinsi.
"Penginapan yang sudah diboking Kapuas Palace, Harris dan Mercure untuk sementara mungkin ada penambahan. Diperkirakan 1.000 orang hadir sebagai peserta," ungkapnya.