Kongres Dayak Internasional 1
Kongres Dayak Internasional 1 Akan Dihadiri Menteri Pendidikan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dipastikan hadir dalam KDI I. Sementara dua menteri yang lain masih menunggu jawaban
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Panitia Kongres Dayak Internasional (KDI) I, Alexius Akim mengatakan dirinya sudah bertemu dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
"Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dipastikan hadir dalam KDI I. Sementara dua menteri yang lain masih menunggu jawaban," katanya, Kamis (6/7/2017).
Akim juga akan bertemu dengan Kementerian Agraria dan Kementerian Luar Negeri untuk mengundang mereka hadir dalam KDI di Pontianak.
Ia memastikan semua panitia sudah dalam keadaan siap, hanya menunggu persiapan exhibition. Panitia sudah menyurati semua instansi pemerintah dan swasta maupun Dewan Adat Dayak (DAD) baik di Kalbar maupun luar Kalbar.
"Jadi tinggal menunggu berita kesiapan mereka. Biasa H-7 baru kita tahu ada berapa mereka yang hadir," ucapnya.
Lebih lanjut Akim menjelaskan, pada prinsipnya untuk yang luar Kalbar seperti Sabah, Sarawak, Brunei dan lain-lain sudah memastikan diri akan hadir.
Surat undangan pada Pangeran Charles juga sudah diantar. Panitia masih menunggu jawaban untuk kepastian kehadiran mereka.
Kongres akan tetap dilaksanakan pada Rabu (26/7/2017) dan Kamis (27/7/2017). Sedangkan exhibition dimulai sejak Minggu (23/7/2017) hingga Kamis (27/7/2017) di Rumah Radakng, Jalan Sultan Syahrir, Pontianak. Dalam exhibition akan ada pameran dan display budaya.
"Pembukaan dan penutupan akan dilaksanakan di Rumah Radakng oleh Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Cornelis," jelas Akim.