Masih Ada Korban Gigitan Anjing Rabies yang Belum Dilaporkan

Abdul Manaf menduga masih ada korban gigitan anjing rabies yang belum dilaporkan...

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Abdul Manaf 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat, Abdul Manaf menduga masih ada korban gigitan anjing rabies yang belum dilaporkan.

“Kuat dugaan masih banyak warga korban gigitan atau meninggal yang belum dilaporkan,” kata Manaf, Kamis (13/7/2017).

Bertambahnya jumlah korban gigitan bahkan meninggal membuat Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar menggencarkan sosialisasi guna meningkatkan pemahaman masyarakat akan bahaya rabies.

“Rabies memang belum ada obatnya sehingga langkah pencegahan penting diketahui masyarakat,” jelasnya.

Baca: Pemberian Vaksinasi Rabies Gratis di Siantan Hulu

Selain penyuluhan dinas juga berkunjung ke korban gigitan hewan penular rabies di Desa Kelompu Kecamatan Kembayan.

Kunjungan ini sebagai tindaklanjut atas laporan yang diterima dinas mengenai laporan adanya warga yang meninggal akibat rabies.

Satu di antara korbannya adalah Yuliana Logai. Dia merupakan istri dari Supriyanto, yang merupakan tokoh agama setempat. Kejadian (gigitan) itu dialami korban 9 Mei lalu.

Korban digigit anjing peliharaannya. Anjing itu tertabrak kendaraan yang melintas di depan rumah korban. Dalam keadaan sekarat, Yuliana yang mencoba menolong malah digigit anjing tersebut.

Selang tiga minggu kemudian pasien meninggal setelah sempat empat hari di rumah sakit.

"Sebenarnya, pasien sempat divaksin namun tidak lengkap. Pihak keluarga pun mengaku keterlambatan terjadi akibat kekosongan vaksin," tuturnya.

Kemudian warga lain yang menjadi korban ada di Desa Tunggal Bhakti Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau. Pasca gigitan korban segera divaksin untuk mencegah kemungkinan terjangkit rabies.

Kejadian itu dialami Jumini. Ia terkena gigitan anjing di kediamannya. Bermula saat ia melihat anjing yang mengejar ternaknya yaitu entok.

Oleh suami korban anjing itu dilempar untuk menghalau. Namun tiba-tiba saja seekor anjing menyerang dan menggigit telapak tangannya yang mengakibatkan luka. Selanjutnya suami langsung memberikan pertolongan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved