Citizen Reporter
Hari Pertama Pasca Cuti Bersama, 99 Persen ASN Pemkot Pontianak Hadir Kerja
“Hari ini kita lakukan sidak ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hasilnya 99 persen pegawai hadir kerja,” ungkap Edi saat melakukan sidak..
Penulis: Syahroni | Editor: Mirna Tribun
Citizen Reporter
Jimmy Ibrahim, Humas Pemkot Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hari pertama masuk kerja setelah libur panjang cuti bersama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, 99 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) hadir kerja.
Hasil tersebut berdasarkan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh beberapa tim yang dibentuk, salah satunya langsung dipimpin Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.
“Hari ini kita lakukan sidak ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hasilnya 99 persen pegawai hadir kerja,” ungkap Edi saat melakukan sidak di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak, Senin (3/7/2017).
Menurutnya, sudah seharusnya seluruh ASN hadir di hari pertama masuk kerja sebab libur yang diberikan cukup lama.
Baca: Sungai Merah di Bandung Hebohkan Media Sosial, Terkuak Fakta Sebenarnya!
Jika dihitung, cuti bersama dengan libur hari Sabtu-Minggu ditambah libur Hari Raya Idul Fitri,keseluruhannya berjumlah 10 hari.
“Memang ada beberapa yang tidak bisa hadir kerja namun dikarenakan sakit dan ada juga yang izin karena keluarganya meninggal dunia,” sebutnya.
Dimulainya hari pertama kerja setelah libur cuti bersama, Edi berharap seluruh ASN Pemkot Pontianak berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal.
“Untuk kehadiran kerja sudah sangat baik dan seluruh ASN mulai hari ini sudah harus melaksanakan tugas-tugasnya serta memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Terpisah, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji usai menjadi pembina apel pagi di halaman Kantor Wali Kota, mengancam akan menggeser pejabat yang mangkir kerja dengan alasan yang tidak dibenarkan.
Dirinya akan memberikan sanksi selama enam bulan pejabat tersebut tidak memegang jabatan atau non job.
Begitu pula tunjangan jabatan juga tidak akan diberikan.
“Semuanya sedang dipantau, mudah-mudahan tidak ada yang mangkir. Satu kepala dinas, yakni Kepala Dinas PUPR dipastikan tidak bisa hadir kerja dikarenakan adiknya meninggal dunia, itu harus ditolerir,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/saat-wali-kota-pontianak-sutarmidji_20170704_131810.jpg)