Breaking News

Citizen Reporter

Pancasila Dibutuhkan Bangsa Indonesia untuk Saat ini dan Masa Datang

Berbagai bentuk pemahaman nilai luhur bangsa banyak diupayakan elemen bangsa termasuk MPR dengan Sosialisasi Empat Pilarnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/IST
Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Erma Suryani Ranik. 

Citizen Reporter 

Stepanus Wiwien, Staf Erma Ranik

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Erma Suryani Ranik menekankan kepada generasi muda bangsa agar menumbuhkan sikap dan perilaku cinta kepada nilai-nilai luhur bangsa.

Berbagai bentuk pemahaman nilai luhur bangsa banyak diupayakan elemen bangsa termasuk MPR dengan Sosialisasi Empat Pilarnya.

Sosialisasi Empat Pilar yang didalamnya ada Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah bukan hal baru bagi rakyat Indonesia.

Ke empat hal tersebut sudah ada sebelum Indonesia merdeka.

Pancasila adalah merupakan jiwa dari bangsa Indonesia sendiri.

Baca: Kunker ke Tayan, Cornelis Sempatkan Diri Membeli Ikan di Pasar Mentari

Hal tersebut diungkapkan Erma Suryani Ranik kepada para pengurus dan ratusan anggota pemuda Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) yang melaksanakan Camp Pemuda GMII Majelis Wilayah III  yang diisi dengan acara Sosialisasi Empat Pilar MPR, di aula SMK Elim Anjongan Kabupaten Mempawah, Minggu (18/6/2017).

Camp Pemuda GMII tersebut dihadiri oleh utusan pemuda GMII dari Kota Pontianak, Mempawah, Kubu Raya dan Landak. Juga hadir perwakilan Majelis Sinode GMII, dosen STT ATI, dan para pendeta GMII di Mawil III yang ada di Kota Pontianak, Kubu Raya dan Mempawah.

"Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, semuanya sudah dipersiapkan sejak lama. Kini kita hanya mengamalkan saja. Jika ada saat ini yang ingin mengganti dengan ideologi lain itu sangat bertentangan dengan nilai luhur bangsa kita dan bertentangan dengan kesepakatan bersama," katanya.

"MPR RI melihat bahwa Pancasila sangat dibutuhkan bangsa ini. Untuk itu pemahaman nilai-nilai luhur bangsa perlu digalakan kembali melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Apalagi akhir-akhir ini perdebatan terkait SARA makin ramai dan makin meruncing. Pancasila sangat dibutuhkan bangsa saat ini dan di masa datang," imbuhnya.

Diutarakan Erma, generasi muda bangsa harus memahami betul hal tersebut.

Satu yang perlu ditekankan adalah Pancasila adalah alat pemersatu bangsa.

Pancasila adalah perekat bangsa Indonesia yang sangat beragam. Indonesia dan Pancasila adalah satu tak terpisahkan.

Erma juga mengajak pemuda GMII agar terus dapat hadir selaku anak bangsa yang berkualitas dan mampu hadir selaku agen perubahan di negara ini.

“Saya berharap agar pemuda GMII terus mengelorakan diri belajar dengan baik agar dapat menjadi generasi Gereja dan bangsa yang cerdas dan berkualitas. Rela dan  menempuh pendidikan setinggi mungkin walau dalam himpitan hidup. Karena hanya generasi muda yang berpendidikan dan berkualitas yang akan mempu bersaing dalam era persaingan kerja,” ungkapnya.

Dalam pergaulan sehari-hari dan berinteraksi dengan orang lain, ia juga berharap kawan-kawan pemuda mampu menjauhi narkoba dan jangan pernah untuk mencoba-coba mengkonsumsi narkoba karena jika sudah menjadi pecandu narkoba akan sulit untuk dipulihkan.

"Sejak dini kita wajib menjaga diri untuk kebaikan masa depan kita semua,” pesan Erma kepada pemuda GMII.

Dalam bagian akhir sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Erma juga menekankan kepada peserta Camp Pemuda GMII agar dapat menggunakan media sosial secara positif dan sehat.

“Jangan membuat status di FB yang bersifat memprovokasi, memfitnah atau pun menjelek-jelekan orang lain,” imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved