Disita Terkait Kasus Narkkoba, Lisau Minta Mobil Miliknya Dikembalikan

Lisau Muhammad Ali (47) Warga Pemangkat, merupakan pemilik mobil Avanza Silver yang juga ikut terlibat dalam kasus penangkapan Narkoba.

Penulis: Zulfikri | Editor: Rizky Zulham

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Lisau Muhammad Ali (47) Warga Pemangkat, merupakan pemilik mobil Avanza Silver yang juga ikut terlibat dalam kasus penangkapan Narkoba dengan berat 6 kilogram beberapa waktu lalu di Kabupaten Sambas. Mobilnya ikut disita, besama satu jenis mobil Nissan X Traill.

Lisau mengungkapkan bahwa pada saat penangkapan beberapa waktu lalu di dalam mobilnya Avanza, tidak ditemukan adanya barang bukti narkoba.

Oleh karenanya dirinya meminta kepada pihak terkait baik Hakim, maupun jaksa untuk mengembalikan mobilnya yang disita tersebut.

"Mobil avanza saya sebenarnya tidak ada terbukti membawa narkoba, mobil saya itu kemarin disewa oleh WD kemudian diberikan kepada MG untuk dipakai, sekarang para tersangka sudah di vonis tapi mobil saya tetap tidak bisa diambil katanya disita negara," ceritanya, Rabu (7/6/2017).

Baca: BNNP Beberkan Penangkapan Tersangka Narkoba Seberat 1 Kg

Dirinyapun tidak menyangka bahwa mobilnya tersebut meski tidak membawa barang bukti narkoba ikut disita, dikarenakan yang membawa mobil tersebut adalah para tersangka kurir narkoba.

"Mobil itu kena sita waktu, tersangka bawa mobil buat jemput narkoba, begitu dalam perjalanan, mobil ditahan karena membawa tersangka, tapi di mobil tidak ada barang bukti narkoba," ujarnya.

Lisau mengatakan bahw dirinya tidak tau menau digunakan apa mobil miliknya tersebut, karena dari penjelasan penyewa mobil tersebut akan digunakan untuk seseorang yang akan melahirkan.

"Sampai saat ini, avanzanya masih di sita, sebenarnya bukan rental mobil, tidak juga rental, mobil pribadi, tetapi disewakan. Kemudian karena kenal kemudian dibilang mau jemput, mau cuti berangkat ke jawai, melahirkan (oleh WD)," katanya.

Linsau berharap, mobil miliknya tersebut segera dikembalikan kepada dirinya. Mengingat, dengan menyewakan mobil tersebut merupakan satu diantara mata pencahariannya.

"Saya berharap, mobil ini bisa kembali karena melalui sewa menyewa mobil ini juga mata pencaharian saya," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved