Citizen Reporter
Merajut Kebersamaan Dengan Berbagai Komunitas Melalui Buka Puasa Bersama
Hal ini disamping sebagai sarana merajut kebersamaan antar berbagai komunitas, juga sekaligus sebagai sarana untuk meningkatkan tali silaturrahmi.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pada bulan suci Ramadan ini, berbagai cara dapat dilakukan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, baik melalui salat tarawih berjamaah maupun melalui buka puasa bersama.
Seperti yang dilakukan Kombes Pol (Purn) Suhadi Suwondo, pada Selasa (30/5/2017).
Mantan Kabid Humas Polda Kalbar ini, didaulat warga Pontianak Timur, yang terdiri dari komunitas Hip Hop, komunitas Pemuda Peduli Lingkungan, somunitas seni, komunitas Peduli Beting dan sejumlah tokoh agama, untuk buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh tokoh masyarakat Pontianak Timur, Eddy.
Dalam kesempatan tersebut, Suhadi memberikan apresiasi atas terselenggaranya buka puasa bersama.
"Hal ini disamping sebagai sarana merajut kebersamaan antar berbagai komunitas, juga sekaligus sebagai sarana untuk meningkatkan tali silaturrahmi antar sesama," ucapnya.
Baca: Manfaatkan Momentun Ramadan untuk Perbaiki Hubungan Antar Sesama
Suhadi juga memberikan semangat dan motivasi kepada warga, agar tidak mudah putus asa serta tetap bersemangat dalam melakukan kegiatan-kegiatan sesuai dengan bidang masing masing.
"Sehingga ke depan, Kota Pontianak semakin hebat, semakin maju dan bisa menjadi barometer bagi kabupaten/ kota di Kalimantan Barat. Momentum bulan puasa ini, hendaknya diisi dengan kegiatan kegiatan positif yang dapat dirasakan oleh warga masyarakat di sekitar kita,"
Sementara itu pada kesempatan diskusi, warga menyampaikan harapan agar kedepan para pelaku seni dapat diberi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat, sehingga ide kreatifitas yang dilahirkan, dapat memberikan warna bagi Kota Pontianak.
"Bisa diwadahi, sehingga kami merasa diorangkan dan ada kebanggaan tersendiri, karena kegiatan hip hop di Kalbar sudah menasional, Kalbar bahkan pernah menjadi juara nasional," ucap Faidul Umam, anggota Hip Hop Kalbar.
Sementara Pemuda Peduli Beting, Adi Sutrisno mengharapkan kedepan adanya solusi yang solutif, terhadap peredaran gelap narkoba di Beting.
"Yang dapat merusak generasi muda di Kalbar," ucap aktivis KAMMI tersebut.
Tokoh-tokoh agama dari Pontianak Timur berharap, pembangunan di Kalbar ini tidak hanya pembangunan fisik seperti infrastruktur, tetapi juga disertai dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Termasuk masalah pendidikan dan kesejahteraan guru. Itu harapan mereka, sudah saya catat apa yang menjadi harapan semua masyarakat, untuk dapat dijadikan referensi dan akan ditindaklanjuti di masa mendatang," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mantan-kabid-humas-polda-kalbar-kombes-pol-purn-suhadi-suwondo_20170531_193817.jpg)