Polres Sambas Pantau Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran

Uang palsu ini merupakan sebuah kasus yang sering terjadi, kami terus melakukan pemantauan dan antisipasi akan beredarnya uang palsu...

Polres Sambas Pantau Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Beberapa waktu lalu, Senin (22/5/2017) jajaran Polres Sambas, melalui Polsek Galing berhasil menemukan selembar uang palsu pecahan seratus ribu rupiah dari seorang pelajar saat akan membelanjakan uang tersebut.

Kapolres Sambas, melalui Kabag Ops Kompol Jajang mengatakan bahwa Polres Sambas terus melakukan pemantauan dan antisipasi beredarnya uang palsu. Apalagi nanti, saat menjelang lebaran.

"Uang palsu ini merupakan sebuah kasus yang sering terjadi, kami terus melakukan pemantauan dan antisipasi akan beredarnya uang palsu. Apalagi mendekati hari raya," ujarnya, Selasa (30/5/2017).

Lanjutnya, saat ini peredaran uang palsu dari pantauan Polres telah menyasar sampai ke desa-desa dikarenakan masyarakat yang ada di daerah perkotaan mungkin sudah dapat membedakan uang asli dan palsu.

"Saat ini yang menjadi sasaran peredaran desa-desa. Mungkin karena orang kota sedikit lebih mengetahui perbedaan uang palsu. Selain Galing kemarin kami juga mendapatkannya di Jawai," paparnya.

Baca: Tunjangan Guru Belum Cair, Dewan Sambas: Sampaikan ke Kami

Untuk itu, dirinya berpesan agar masyarakat tidak lengah. Periksa terlebih dahulu uang yang diterima, terutama uang dengan nominal besar seperti seratus dan lima puluh ribu rupiah.

"Periksa terlebih dulu, apalagi mereka yang menukarkan uang pecahan seratus di warung. Atau belanja barang dengan nominal kecil tapi mengeluarkan pecahan besar," pesannya.

Ssbagai upaya, Polres Sambas melalui bhabinkamtibmas terus melakukan pemantauan.

"Hanya karena belum ada kejadian, kita tetap harus waspada terhadap peredaran uang palsu melalui bhabinkamtibmas mereka memberikan pengetahuan kepada masyarakat sebagai tindak antisipatif akan beredarnya uang palsu di Kabupaten Sambas, khususnya di kecamatan-kecamatan," tutupnya.

Penulis: Raymond Karsuwadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved