Citizen Reporter

Angka Harapan Hidup Manusia Rata-Rata 68 Tahun

Ini tentunya sejalan dengan kesadaran masyarakat bagaimana pola hidup sehat. tentu dengan makan makanan yang bergizi, sehat dan seimbang.....

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/IST
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat menandatangani prasasti pada saat peresmian Puskesmas Balai, Rabu (24/5). 

Citizen Reporter

Humas Setda Sanggau, Tekam Sunarya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau, Paolus Hadi meresmikan Puskesmas di Kecamatan Balai (Batang Tarang), peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati, Rabu (24/5/2017).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten sanggau Dr Jones Siagian MQIH menyampaikan, bahwa Puskesmas Balai merupakan Puskesmas yang ke-14 yang sudah representatif.

“Jadi ada sekitar enam Puskesmas yang belum namun ini akan kita upayakan pada tahun 2019 sudah tuntas semua artinya seluruh Puskesmas di Kabupaten sanggau yang berjumlah 19 Unit sudah terbagun semuanya, ” katanya dalam sambutanya.

Lebih lanjut, dikatakan Jones bahwa keberadaan Puskesmas yang representatif akan membawa dampak yang sangat baik terutama dalam pelayanan kesehatan dan suasana kerja bagi para medis.

Baca: Densus 88 Jemput Ibu Terduga Pelaku Serangan Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu

“Yang terpenting menciptakan Sanggau sehat sebagaimana Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Sanggau, ” katanya.

Disamping itu juga, bahwa dengan pelayanan yang baik dan prima tentu akan berdampak pada angka harapan hidup masyarakat yang semakin tinggi yang sekarang sudah rata-rata 68 tahun harapan hidup dan tahun 2019 angka harapan hidup menjadi 72 tahun.

“Ini tentunya sejalan dengan kesadaran masyarakat bagaimana pola hidup sehat. tentu dengan makan makanan yang bergizi, sehat dan seimbang juga selalu memeriksakan kesehatannya di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat, ” katanya.

Sementara itu Bupati Sanggau Paolus Hadi dalam sambutannya mengatakan bahwa keberadaan Rumah sakit yang baik tentu memberikan pengaruh psikologis bagi pasien karena sudah melihat Puskesmasnya yang megah pasien sudah lega.

“Karena membayangkan mulai dari Puskesmasnya, para medisnya sampai kepada obatnya pasti bagus. Tapi ini kenyataan kalau Puskesmasnya saja sudah reyot bagaimana didalamnya, inilah yang kita benahi sekarang Infrastruktur itu bukan hanya jalan semata namun termasuk sarana pendidikan Kesehatan sanitasi perumahan, lingkungan dan sebagainya, ” katanya.

Dikatakanya, Pemkab Sanggau secara perlahan membenahi semua itu, tidak lain adalah bagaimana masyarakat merasa nyaman. untuk sarana ksehatan kita akan bangun terus termasuk Puskesmas ini melalui APBD kita akan tuntaskan yang lain.

“Untuk RSU tentu akan kita tingkatkan menjadi Rumas Sakit tipe B pelayanan regional. juga kedepan diupayakan adanya Electronix System yang bisa berhubungan antara Puskesmas dan Rumah Sakit sehingga suatu penyakit yang diderita pasien dapat bterdeteksi dan mempermudah dalam penanggulangannya, apa hanya cukup di Puskesmas atau dirujuk ke Rumah sakit, ” jelasnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagaimana peran serta Camat beserta instansi terkait yang ada di Kecamatan serta Ibu-ibu PKK agar mendata dan mencari tau apakah ada warga yang terkena busung lapar, gizi buruk gangguan jiwa dan penyakit lainnya untuk segera laporkan dan ambil langkah secepatnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved