Seperti ini Pidato Pertama Karolin Memimpin Landak

Selain itu mengucapkan terimakasih karena penyelenggaraan Pilkada Landak berjalan dengan baik dan lancar. Meski dalam pelaksanaannya hanya ada satu...

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/ALFONS PARDOSI
Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersalaman dengan Pj Bupati Landak seusai sertijab dalam Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Landak pada Rabu (24/5) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak Karolin Magret Natasa menyampaikan pidato perdana saat Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Landak sekaligus Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Pj Bupati Landak kepada Bupati Landak masa jabatan 2017-2022 pada Rabu (24/5).

Dalam kesempatan tersebut Karolin membeberkan pekerjaan yang harus diselesaikan.

Selain itu mengucapkan terimakasih karena penyelenggaraan Pilkada Landak berjalan dengan baik dan lancar. Meski dalam pelaksanaannya hanya ada satu Paslon, namun tidak mengurangi ligimitasi demokrasi.

"Waktu era bapak saya menjadi Bupati saya masih kecil. Tapi permasalahan yang ada di Landak ini tetap sama seperti masalah kemiskinan, infrastriktur, sumber daya manusia. Maka masalah menciptakan manusia yang berkualitas itu yang akan dipejuangkan," ujar Mantan anggota DPR RI dua periode ini.

Baca: Jakius Harap Bupati Baru Bisa Tingkatkan IPM

Kemudian, tantangan yang dihadapi ke depan harus ada jalan keluar.

"Sebenarnya visi misi kami ini tidak rumit, yakni bagaimana membangun manusia Kabupaten Landak. Membangun manusia yang lebih baik, bahkan lebih baik dari kita pada saat ini," katanya.

Sehingga untuk mewujudkan itu, harus dilakukan secara konprehensip dan sejalan dengan program Pemerintah Pusat dan Provinsi.

"Untuk itu nanti akan kita laksanakan dengan RPJMD, nanti apakah akan ada perubahan atau tidak. Tapi yang jelas saya orang yang tau aturan, saya tidak akan menggangu APBD yang sudah ada," terangnya.

Lanjutnya lagi, saat ini masalah kemiskinan, kesehatan, pendidikan.

"Prioritas saya adalah pelayanan publik, seperti puskesmas, sekolah, Disdukcapil. Saya akui kita di Kabupaten Landak ada regulasi, jadi bukan semau kita. Maka dari itu, permasalahan yang ada dicari solusi bukan cenggeng," harapnya.

Karolin pun kemudian berpesan kepada DPRD Landak agar bekerjsama dengan baik dengan eksekutif.

"Kita memiliki tugas yang cukup berat. Persoalan klasik kita ada kurang duit dan kurang orang. Kalau sudah cukup baik, maka kita lah orang-orang yang akan memajukan Landak ini," tambahnya.

Selain itu, dari 300.000 masyarakat Landak hanya ada 35 orang yang mewakili masyarakat Landak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved