Kemenag Landak Gelar Manasik Haji Untuk 50 Jemaah
"Sebenarnya dilaksanakan di tingkat Kecamatan, tetapi karena jemaahnya sedikit ada yang dua, ada yang tiga. Jadi kita kumpulkan di Kabupaten," katanya
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Landak, Taufiqqurohman, menerangkan, untuk persiapan haji Kabupaten Landak, berkaitan dengan paspor terhadap 50 jemaah sudah selesai dimana kuota untuk Landak sebanyak 53 jemaah.
"Jadi yang tiga yang masih diusulkan, yaitu penyatuan mahrom, lansia dan pendamping lansia. Tapi paspor sudah siap semua, jadi kalau usulan diterima tidak ada kendala untuk persiapan paspor itu," ujar Taufiqqurohman di sela-sela kegiatan manasik haji di Aual Kemenag Landak pada Selasa (16/5/2017).
Lanjutnya lagi, kemudian untuk persiapan yang lain saat ini pihaknya sedang melaksanakan manasik haji tingkat rayon KUA Kecamatan.
"Sebenarnya dilaksanakan di tingkat Kecamatan, tetapi karena jemaahnya sedikit ada yang dua, ada yang tiga. Jadi kita kumpulkan di Kabupaten," katanya.
Baca: Dua Sejoli Ini Bertengkar Lalu Bercanda Gantung Diri, Ceweknya Malah Meninggal Beneran
Namun tetap nama manasiknya adalah rayon KUA Kecamatan.
"Dalam manasik itu juga ada delapan pertemuan, satu kali pertemuan dengan durasi empat jam. Kemudian selain manasik tingkat KUA, nanti ada juga manasik massal di tingkat Kabupaten. Insa Allah akan dilaksanakan 10 hari setelah lebaran," jelasnya.
Khusus untuk manasik massal nanti persiapan secara total, dari kopernya, asesoriesnya, seragam batiknya.
"Itu kita finalkan pada manasik massal setelah lebaran. Semoga saja pada pertemuan itu 100 persen siap, jadi tinggal keberangkatan. Jadwal sudah tau, letaknya sudah tau, sehingga semua clear," harapnya.
Selanjutnya setelah itu pihaknya akan ada Rapat Koordinasi (Rakor) dengan berbagai instansi, yang terkait dengan penyelenggaraan haji itu.
"Ada dinas kesehatan, perhubungan, kesra Pemda, kepolisian. Ketika itulah kita berbagi tugas, untuk keberangkatan dan penjemputannya," bebernya.
Kemudian Insa Allah, seperti biasa jemaah haji akan berangkat dari Aula Kantor Bupati.
"Kalo kita lihat jadwal sementara, keberangkatannya itu pada tanggal 7 Agustus. Karena kita masuk di gelombang pertama, kemudian di kloter pertama dari Kalbar. Kalau biasanya kita kloter kedua di Nusantara," tambahnya.
Untuk lasannya kenapa Landak masuk kloter pertama, karena jemaahnya sedikit sehingga persiapan lebih mudah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kasi-penyelenggara_20170516_195437.jpg)