Dua Hari Pelaksanaan Operasi Patuh 2017, Polres Singkawang Amankan 135 Kendaraan
Paling banyak kendaraan tidak berkaca spion dan penggunaan helm yang tidak bertanggung SNI
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Selama berlangsungnya Operasi Patuh, Polres Singkawang telah mengamankan 135 kendaraan. Dimana menurut Kasat Lantas Polres Singkawang, IPTU Fauzan pelanggaran lebih banyak pada kelengkapan kendaraan seperti kaca spion.
"Ada 135 kendaraan yang terjaring dalam operasi patuh selama dua hari kemarin. Paling banyak kendaraan tidak berkaca spion dan penggunaan helm yang tidak bertanggung SNI," ujarnya, Kamis, (11/5/2017).
Ia berharap melalui operasi patuh ini masyarakat dapat lebih tertib berkendara di Kota Singkawang. Termasuk kelengkapan surat dalam mengendarai kendaraan bermotor, selain tentunya kelengkapan kendaraan yang sesuai standar.
Baca: Bosni Berharap The Palace Beri Khasanah Baru Kuliner Singkawang
"Saya mengimbau agar pengendara wajib menggunakan helm SNI, jangan lupa kaca spion di pasang dan knalpot kendaraan harus standa. Jadilah pengendara yang baik dengan mentaati segala peraturan perundang-undangan yang ada," tuturnya.
Kemudian untuk pengendara yang terjaring, lanjutnya, bisa melakukan pembayaran ke bank tanpa harus mengikuti persidangan. Karena ia menurutnya pihaknya telah menerapkan E-Tilang dalam menindak pelanggaran berlalu lintas.
"Sesuai Pasal 272 UU No.22 tahun 2009, guna mendukung penindakan pelanggaran lalu lintas di jalan raya, dapat menggunakan peralatan elektronik, yaitu E-Tilang," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/anggota-satlantas-polres-sintang_20170425_170118.jpg)