Jika Terpilih Gubernur Kalbar, Ini Rencana Pembangunan Sutarmidji

Konsep pembangunan Kalbar tidak jauh dengan pembangunan kota, yaitu terutama infrastrukturnya, jalan, kesehatan dan pendidikan.

Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK/MADROSID
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah menyatakan ia pasti maju dalam pertarungan perebutan kursi gubernur Kalbar 2018, Sutarmidji membeberkan sedikit program dan konsep yang akan ia lakukan untuk Kalbar.

Disebutkannya konsep pembanguna Kalbar sebetulnya tidak jauh dengan konsep pembangunan yang diterapkannya di Kota Pontianak, saat ia menjadi wali kota dua periode.

"Konsep pembangunan Kalbar tidak jauh dengan pembangunan kota, yaitu terutama infrastrukturnya, jalan, kesehatan dan pendidikan. Itu hal dasar yabg harus dinikmati masyarakat," ucapnya, Kamis (4/5/2017).

Dengan konsep pembangunan tersebut, Kota Pontianak selama kepemimpinannya berhasil meraih puluhan pengharagaan.

Bahkan yang paling bergengsi adalah pelayanan publik terbaik seluruh Indonesia, pengelolaan ekonomi daerah terbaik, bahkan rumah sakit RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadri (SSMA) Pontianak Jadi Centre of Excellence di Indonesia.

Baca: Maju Pilgub 2018, Sutarmidji: Perahu Saya Sudah Siap

Bahkan kalau jadi gubernur Midji, pastikan mampu menyelesaikan jalan provinsi yang disebutnya seperti bubur dalam masa jabatannya 3-4 tahun.

Mengenai sumber pendanaannya ia katakan sudah ada strategi dan konsep matang bagaimana mendatangkan uangnya. Itu akan dibuka saat debat kandidat Pilgub nanti.

Saat ini ia melihat ada lima titik jalan yang harus diselesaikan. Sinergi antar pusat harus ditingkatkan, seperti halnya Pontianak bisa dapat kucuran dana asalkan konsep pembangunan yang ditawarkan jelas pada pusat.

Dari lima titik jalan yang harus diselesaikan Midji, katakan memerlukan sekitar Rp 3 triliun dan itu bukan hal yang susah mendapatkannya.

"Nanti bagaimana dapat duitnya, tunggu ada debat kandidat, semuanya rasional, terukur dan bisa dieksekusi, tinggal masyarakat jangan ganggu," jelasnya.

Midji juga ingin bangun RS Soedarso 8 lantai dan meningkatkan fasilitasnya agar masyarakat mendapat pelayanan terbaik.

"Menpan-RB bilang RS Siloam kalah dengan RS Kota Pontianak dan kalau dari fasilitas memang kota masih berbenah. RS harus dibangun untuk kenyamanan masyarakat. Gedung harus nyatu biar perawatannya mudah," ungkapnya.

Kemudian konsep pembangunan lainnya, Wali Kota Pontianak dua periode ini akan membangunan sekolah setiap kabupaten kota harus ada sekolah sekelas SMA 1 Pontianak. Punya lab yang baik, amphiteater, fasilitas lainnya yang menunjang.

Untuk satu sekolah disetiap kabupaten-kota diperkirakannya satu sekolah hanya Rp 30-40 miliar.

Ditanya soal wakil, ia katakan tergantung partai nantinya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved