Demo Tuntut Fasilitas Listrik
BREAKING NEWS: Desak Developer Pasang Listrik! Warga Ancam Blokir Perumahan
"Jangan sampai kita bertindak sendiri. Kita batasi sampai lebaran ini. Kalau gak kami akan blokir perumahan ini," ujarnya.
Penulis: Madrosid | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Puluhan perwakilan warga pemilik rumah hunian (perumahan) komplek Istana Griya 1 mendatangi kantor develepor PT. MBA Group di Jalan KH Abdurrahman Wahid arah Rasau Jaya, Kamis (4/5/2017).
Satu di antara warga, Udin menjelaskan kedatangannya bersama warga ke kantor developer Istana Griya 1 bertujuan supaya KwH meter yang menjadi hak mereka segera direalisasikan.
"Jangan sampai kita bertindak sendiri. Kita batasi sampai lebaran ini. Kalau gak kami akan blokir perumahan ini," ujarnya.
Ia bersama warga lainnya, begitu kecewa atas belum terealisasinya KwH meter listrik rumah mereka. "Kami sudah lama sekali menunggu listrik ini. Di tempat kami ini, sekitar ada 400 rumah yang belum ada KwHnya," tambah Udin sebagai Ketua Jalur Blok G Istana Griya 1.
Begitu juga Yuli ibu rumah tangga warga komplek Istana Griya 1 mengatakan selama dirinya menempati rumah, permasalahan yang dihadapi hanya dari listrik.
Baca: Warga Istana Griya 1 Tuntut Developer Pasang Jaringan Listrik
"Kita saling numpang. 1 meteran untuk beberapa rumah. Tiap bulannya kita bayar, Rp 200 ribu. Itupun kadang masih terjadi cekcok," ujarnya.
Padahal, lanjut Yuli perjanjiannya kwh meter akan langsung terpasang. Kenyataannya, sudah setahun lebih belum terpasang.
Baca: Didesak Warga Pasang Listrik, Developer: Permasalahannya Ada di PLN
"Ini kan hak kita, mau sampai kapan seperti ini. Kita setiap saat harus bertengkar dengan listrik dengan tetangga," pungkas Yuli sambil membawa anaknya dalam aksi damai mendatangi kantor PT MBA group.