Angka Parasit Insiden Malaria di Sintang Hanya Tinggal 0,65 Persen
“Upaya yang kami lakukan diantaranya sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk Malaria melalui Puskesmas-Puskesmas di setiap daerah,” jelasnya.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Sintang, dr Harysinto Linoh mengungkapkan kasus Malaria di Kabupaten Sintang terus alami penurunan dari tahun ke tahun.
“Berdasarkan data awal 2010, angka malaria di Sintang sekitar 41 per 1.000 penduduk. Di tahun 2016, menurun jadi 0,65 per 1.000 penduduk. Jadi Angka Parasit Insiden (API) sekitar 0,65 persen,” ungkapnya saat diwawancarai Tribun Pontianak, Jumat (28/4/2017).
Kasus terbanyak berada di Kecamatan Serawai dan Desa Serangas Kecamatan Ketungau Hilir.
Di dua kecamatan itu, total kasus sebanyak 60 orang.
Baca: Pemkab Sintang Fokus Berantas Malaria di Pedalaman
Kendati demikian, Pemkab Sintang melalui Diskes Sintang terus berupaya menekan API, bahkan memberantas hingga Sintang benar-benar bebas Malaria.
“Upaya yang kami lakukan diantaranya sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk Malaria melalui Puskesmas-Puskesmas di setiap daerah,” jelasnya.
Diskes juga akan lakukan eliminasi malaria melalui penyemprotan insektisida, pembagian kelambu khusus untuk ibu hamil, sertascreening malaria terhadap ibu-ibu hamil yang alami keluhan demam
“Denag berbagai upaya itu, kami berkomitmen satu atau dua tahun ke depan Kabupaten Sintang bebas dari Malaria,” tukasnya.