Profile

RS Yarsi Beralih ke Digitalisasi

Hal inilah yang membuat Direktur RS Yarsi Pontianak, Pendi Tjahja Perdjaman berkeinginan rumah sakit yang ia pimpin bertransformasi.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Direktur RS Yarsi Pontianak, Pendi Tjahja Perdjaman. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Era digital menuntut semua serba cepat murah dan mudah pada setiap pelayanan.

Tak hanya penerapan pada satu bidang, ternyata banyak digitalisasi merambah ke semua aspek pelayanan.

Hal inilah yang membuat Direktur RS Yarsi Pontianak, Pendi Tjahja Perdjaman berkeinginan rumah sakit yang ia pimpin bertransformasi.

"Kita ingin sekali beralih ke digital, hanya saja memang secara bertahap. Misalnya dari sisi medical, administrasi dan SDM-nya. Sedikit demi sedikit, kita lakukan pelatihan, standar edukasi diikutin. Kemudian medical (perawatan) alat-alatnya, secara administrasi juga begitu," ujar Pendi baru-baru ini.

Baca: Ini Isi Obrolan Messi dan Ronaldo Sebelum Laga El Clasico Dimulai

Rekam medis pasien kata Pendi juga harus kuat. Selain itu keamanan pasiennya juga harus terjaga.

"Misalnya menggunakan gelang, agar tidak tertukar obatnya dengan pasien lain. Harus ada komputerisasi mengenai obat sehingga terhubung stock. Alat-alatnya kan mahal untuk kita beralih, tapi kita berupaya," ujar Pendi.

Untuk kepentingan pelayanan dan bisnis, Pendi mengaku terus meningkatkan alat yang ada. Diakuinya memang investasi yang dikeluarkan tidak sedikit.

"Kalau manual memang agak lambat, pakai resep obat. Kalau digital lebih cepat. Tinggal ketik obatnya, terhubung dengan komputer sehingga tidak perlu ambil resep dan jalan pasiennya," ujarnya.

Jika sebelumnya manual, Pendi mengakui saat ini pencetakan kartu sudah dilakukan secara digital.

"Kita sudah mulai dengan membeli pencetak kartu, juga gelang. Itu mesinnya kan harganya Rp60 jutaan. Sebenarnya harganya tidak sebanding harga yang dibayarkan karena pasien kita BPJS Kesehatan. Target memang 100 persen digital hingga akhir saya menjabat, tapi mungkin kah. Jadi terus berupaya saja," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved