Diskes Sintang Imbau Warga Vaksinasi Anjing Peliharaan
Hal ini untuk mengantisipasi penularan rabies yang saat ini masih jadi momok, terutama di Kabupaten Sintang.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Sintang Harysinto Linoh mengimbau masyarakat agar memvaksin anjing-anjing peliharaan dengan Vaksin Anti Rabies (VAR).
Hal ini untuk mengantisipasi penularan rabies yang saat ini masih jadi momok, terutama di Kabupaten Sintang.
Baca: Antisipasi Kasus Rabies, Pemerintah Lakukan Revaksinasi
“Masyarakat harus kooperatif dan cepat tanggap. Vaksinasi anjing peliharaan, kemudian dikurung. Anjing yang telah divaksin akan diberi kalung tanda. Yang tidak bertanda dieliminasi saja daripada membahayakan orang lain,” ungkapnya, Kamis (13/4/2017).
Sinto meminta kesadaran dan peran aktif masyarakat membantu minimalisir angka kasus rabies di Kabupaten Sintang. Diantaranya dengan melaporkan kasus gigitan anjing sesegera mungkin dan vaksinasi anjing.
“Diskes sudah berupaya maksimal tekan angka kasus rabies. Kami getolkan penyuluhan informasi kepada masyarakat desa terkait bahaya rabies ini. Ini untuk menanamkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan bahayanya virus rabies,” katanya.
Selain penyuluhan bahaya rabies, pihaknya juga mensosialisasikan penanganan insiden awal jika ada warga yang digigit anjing.
Sinto menambahkan Diskes Sintang terus berkoordinasi dengan bidang peternakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang.
Terutama terkait imbauan vaksinasi anjing.
“Koordinasi itu perlu dilakukan, karena masalah rabies ini tidak bisa diatasi sendiri. Semua harus bekerjasama. Namun, saya ingatkan kembali bahwa perlu diketahui untuk urusan hewan ditangani oleh Bidang Peternakan. Sedangkan kami mengurusi manusianya,” tukasnya.