Tribun On Focus

Inilah Tiga Penyebab Rendahnya Tingkat Pendidikan di Kabupaten

Ada tiga hal yang membuat pendidikan rendah, pertama Sarana dan prasarana, Kedua Masalah ekonomi, dan ketiga persoalan motivasi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Kakanwil KemenkumHam Kalbar, Rochadi Imam Santoso (kiri), Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid (tengah), Direktur Elpagar, Furbertus Ipur (kanan) saat menjadi pembicara pada diskusi Tribun On Focus yang digelar Tribun Pontianak, di kantor Tribun Pontianak, jl Sui Raya Dalam, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (10/4/2017). Diskusi ini membahas Kinerja Pemenuhan HAM di Tingkat Lokal. TRIBUN PONTIANAK / ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid menuturkan ada tiga hal yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan khususnya di Kabupaten yang dipimpinnya.

"Ada tiga hal yang membuat pendidikan rendah, pertama Sarana dan prasarana, Kedua Masalah ekonomi, dan ketiga persoalan motivasi," katanya, Senin (10/04/2017).

Menurutnya, setelah melihat angka putus sekolah yang ada di Kabupaten Kayong Utara, mulai tingkat SMP untuk melanjutkan pada tingkat SMA hanya 19%. Maka dari itu Pemda yang dikelolanya melakukan asesment.

Baca: Bupati Kayong Utara Kaget Terima Penghargaan Pemenuhan HAM

"Tiga hal tersebut jadi tantangan, saat itu kami mengagendakan IPM, pendidikan dan kesehatan harus diatas 20%, karena persoalan sarana dan prasarana tugas pemerintah, di Kayong Utara dulu hanya ada 4 SMA, namun sekarang sudah 22," tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved