Sepanjang 2017, Satpol PP Salurkan Bantuan Pada 4 Korban Bencana

Didik mengatakan sepanjang tahun 2017 ini,terjadi 4 kejadian bencana dan musibah di kabupaten Mempawah.Maka wujud kepedulian pemda untuk....

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/DHITA MUTIASARI
Kades Desa Bumbun Iman Lewi menyerahkan bantuan dari pemkab Mempawah kepada Rupinus keluarga korban penganiayaan di Kecamatan Sadaniang Rabu (5/4). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Adanya bencana dan kejadian yang beruntun n terkesan bersamaan belum lama ini di wilayah Kabupaten Mempawah belakangan ini membuat keprihatinan sejumlah pihak.

Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Satpol PP Mempawah kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang mendapatkan musibah mulai dari kejadian warga tewas disambar petir di Desa Sambora Kecamatan Toho, nelayan Desa Penibung hilang dilautan
Setinjan, terbakarnya satu rumah warga di Desa Pasir Panjang dan terakhir adalah kejadian penganiyaan warga hingga tewas di Kecamatan Sadaniang.

Baca: Artis Aming Shooting di Paradis-Q Water Park Kubu Raya

"Bencana dan musibah ditahun 2017 mulai dari petir di Sambora, nelayan hilang di Penibung, kebakaran di Pasir Palembang, dan penganiayaan di kecamatan Sadaniang kejadiannya hampir bersamaan,"ujar Kabid Penanggulangan bencana dan kebakaran Satpol PP Kabupaten Mempawah Didik Krismanto, Rabu (5/4/2017).

Maka ia mengatakan dalam upaya meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, pemerintah kabupaten sudah menyalurkan bantuan terhadap korban dan ahli waris keluarga yang ditinggalkan.

"Bukan dari nilainya tetapi kepedulian pemkab, bantuan ini semacam tali asih,"jelasnya.

Sementara bantuan yang diberikan mulai dari sandang, pangan dan kelengkapan lainnya.

Didik mengatakan sepanjang tahun 2017 ini,terjadi 4 kejadian bencana dan musibah di kabupaten Mempawah.

Maka wujud kepedulian pemda untuk berbelasungkawa, tak hanya menyalurkan bantuan, untuk itu pihaknya juga mengajukan bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang mendapatkan musibah seperti halnya korban luka dan ahli waris keluarga yang meninggal dunia akibat dihantam petir menyebabkan 3 warga Sambora meninggal dunia.

"Kita ajukan bansos kepada ahli waris, jika masuk langsung bisa masuk mereka,"ujarnya.

Kemudian dikatakan Didik seperti korban meninggal dunia akibat petir itu yang menyayat hati ketika satu diantara korban sehari sebelum kejadian sempat mendapatkan uang dari bupati Mempawah Ria Norsan lantaran berani maju kedepan, dimana hadian uang 100 ribu rupiah sempat dibelikannya tas.

"Uang itu sudah dibelikan tas, tasnya sampai ditaruh dimakamnya,"ujarnya.

Bahkan Wakil Bupati Mempawah Gusti Ramlana dikabarkan juga turut membantu membangun tambak makam bagi korban meninggal.

"Bantuan diberikan berjenjang dari Wakil Bupati kepada dan camat toho, kemudian camat ke desa, sehingga prosesnya jadi cepat sampai,"jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved