Ngeri, Ular Piton Telan Manusia! Jangan Panik, Ada 2 Penangkal Paling Manjur
Kondisi lahan sawit yang penuh semak-semak rimbun membuat warga sukar menangkap kawanan Piton itu.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kehebohan masyarakat karena peristiwa yang menerpa seorang petani Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat masih membuat was-was.
Meskipun Ular Piton raksasa yang memangsa Akbar (25) Selasa (28/3/2017) sudah sudah mati.
Warga desa meyakini masih ada kawanan ular piton lainnya.
Melansir berita sebelumnya, orangtua Akbar, Ramli mengungkapkan masih ada 5 ekor Piton lainnya yang kerap muncul di desa mereka.
Baca: Mungkinkah Ular Piton Telan Manusia Dewasa? Video Ini Bisa Menjawabnya
“Ini berbahaya karena masih ada lima dari tujuh ular piton yang biasa muncul dan dilihat warga," ungkapnya.
Keberadaan Piton itu disebutkannya berada di kawasan perkebunan sawit milik warga.
Kondisi lahan sawit yang penuh semak-semak rimbun membuat warga sukar menangkap kawanan Piton itu.
"Kalau ini tidak segera ditangkap bisa memangsa korban berikutnya,” ucap Ramli.
Pakar ular dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Amir Hamidy, menjelaskan warga tidak perlu takut berlebihan.
"Tak perlu takut, hanya saja perlu lebih waspada bila berhadapan atau masuk ke wilayah yang mungkin menjadi habitat sanca batik tersebut," katanya.
Baca: Ular yang Telan Akbar Tercatat Situs Wikipedia, Panjangnya Capai Tujuh Meter
Mengutip Tribun Timur, ada dua benda yang terlihat sepele tetapi sangat berguna untuk terhindar dari serangan ular, menurut peneliti reptil dan amfibi dari Insitit Pertanian Bogor (IPB), Mirza D Kusrini.
Memakai topi
Memakai topi rimba maupun topi tani saat berada di hutan bisa menyelamatkan nyawamu dari serangan piton.