Breaking News

Berita Video

Inilah Kledik, Alat Musik Tradisional Khas Sintang

Kledik merupakan alat musik tradisional Pulau Kalimantan. Kledik mempunyai banyak nama diantaranya Kledi, Keledi atau Kaldei.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Rizky Zulham

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Julia Chandra Thesisandry terlihat semangat memainkan alat musik khas tradisional Kabupaten Sintang, Kledik. Mulutnya kempat-kempot meniup dan menghisap cerobong labu kering berpadu padan susunan pensak (bambu kering) berbagai ukuran.

Pemandangan saat Chandra mengaplikasikan Kledik siratkan perlu kemampuan dan bakat khusus. Notasi tepat jadi syarat terlontar suara khas dari rongga-rongga Kledik. Pemain juga harus pandai atur nafas agar tidak ngos-ngosan. Saat ini, mungkin masih banyak orang yang belum tahu dengan Kledik.  

Kledik merupakan alat musik tradisional Pulau Kalimantan. Kledik mempunyai banyak nama diantaranya Kledi, Keledi atau Kaldei.

“Kledik ini murni berasal dari Kabupaten Sintang. Asalnya dari Desa Nanga Tebidah, Kecamatan Kayan Hulu,” ungkapnya.

Baca: Harapan Kabid Kebudayaan Sintang Terhadap Alat Musik Kledik

Kledik telah mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) pada 20 Oktober 2015 lalu. Siti menjelaskan bentuk alat musik terbilang unik yakni berupa susunan sejumlah tabung bambu berbagai ukuran yang dihubungkan dengan sebuah labu.

Labu tua berumur sekitar 5-6 bulan yang telah dikeluarkan isinya, direndam satu bulan dan selanjutnya dikeringkan. Buah labu dan batang-batang bambu disatukan menggunakan perekat dari sarang kelulut (lebah hutan kecil).

“Fungsi dari Tabung Panjang yakni menghasilkan satu nada. Sedang tabung lain berukuran pendek menghasilkan berbagai ragam nada suling,” jelasnya.

Siti menambahkan nada yang dihasilkan Kledi merupakan nada pentatonik. Lazimnya, Kledi dimainkan saat ritual adat suku Dayak, iringan nyanyian, tarian tradisional dan teater tutur. Di tengah perkembangan zaman, eksistensi Kledik memang jarang terdengar. Kledik masih kalah populer dengan alat-alat musik tiup modern seperti harmonika dan sebagainya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved