Citizen Reporter

Hadiri Penthabisan Uskup Sintang, Cornelis : Waspadai Intoleransi dan Kejahatan Cyber

Kemudian masalah kejahatan cyber juga jadi penekanan Gubernur Cornelis, yakni penyebaran kabar-kabar bohong atau Hoax, melalui media sosial....

Tayang:
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/IST

Citizen reporter

Rinto Humas Pemprov Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengingatkan bahwa tantangan gereja katolik ke depan adalah bagaimana mengatasi intoleransi dan kejahatan cyber serta narkoba yangengancam generasi muda.

"Selamat kepada Mgr Samuel Oton Sidin, tugas dan tanggung jawab Bapak Uskup sangat berat, karena tantangannya umat katolik tidak disiplin mereka sudah pergi sebelum acara selesai. Berarti tidak melaksanakan firman Tuhan sebagaimana Roma 13 ayat 1-7. Selain itu masalah intoleransi dimana gereja katolik tidak ada bicara. Tantangan kedua adalah penghancuran bangsa ini menggunakan narkoba secara terstruktur terencana dan masif." ujar Cornelis, ketika memberikan sambutan pada Penthabisan Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap, sebagai uskup Sintang, di Stadion Baning Sintang, Rabu (22/3/2017).

Baca: Dubes Vatikan untuk Indonesia Minta Uskup Sintang Rawat Umat dengan Kasih

Menurut Cornelis, untuk mengantisipasi masalah tersebut gereja katolik melakukan pembinaan iman pengharapan dan kasih melalui keluarga demikian juga masalah indek pembangunan manusia (IPM) di kalbar kalau lihat petanya kantong kemiskinan banyak terjadi bagi pengikut Yesus.

"Yesus tidak pernah melarang kita kaya, cerdas. Mari bersama-sama pemerintah mengatasinya," ujar Mantan Bupati Landak itu.

Secara khusus Cornelis yang juga Presiden MADN itu mohon bantuan gereja untuk mencerdaskan umat katolik yang ada di tiga kabupaten yakni Melawi, Sintang dan Kapuas Hulu, selain itu ikut menjaga toleransi antar umat beragama.

"Saya komit untuk menjaga melindungi memberikan setiap agama yang ada di republik indonesia ini untuk berkembang asal jangan radikal. Saya berhak menutup aliran aliran yang tidak sesuai dengan Pancasila, UUD 1945 dan nilai nilai kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Cornelis.

Kemudian masalah kejahatan cyber juga jadi penekanan Gubernur Cornelis, yakni penyebaran kabar-kabar bohong atau Hoax, melalui media sosial, dunia maya. dari keluarga yang bisa mengatasinya.

"Jangan sampai berita bohong bisa menghancurkan negara Republik Indonesia. Geteja harus mengikuti perkembangan informasi agar tidak ketinggalan," pinta Cornelis.

Samuel Oton Sidin, dalam sambutannya meminta dukungan umat katolik keuskupan Sintang dalam tugas pengembalaanya "saya mohon doa dan dukungan umat Katolik dan pihak terkait dalam menjalankan tugas pengembalaan saya, saya tidak dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yesus yang memanggil saya sebagai seorang uskup Dia yang mrmanggil akan mencukupkan apa yang kurang pada diri saya, " ujar Samuel.

Samuel mengajak umat keuskupan Sintang agar tetap sehati membangun keuskupan Sintang. Sehingga bisa mewujudkan keuskupan Sintang bebas dari sekat sekat dan tercapainya kemanusiaan yang adil dan beradab.

Ketua Panitia Penthabisan Yosepa Hasnah mengatakan penunjukan uskup sintang merupakan karya allah yang agung di keuskupan sintang.

Ribuan umat Katolik hadir dalam acara pentahbisan Uskup Keuskupan Sintang Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap di Stadion Baning Sintang. Sebagai Uskup Penabhis utama Mgr. Agustinus Agus, Uskup Penabhis Pendamping Mgr. Pius Riana Prapdi, dan Yulius Mencucini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved