Desa Mekarsari Jadi Percontohan Kampung KB
Kesuksesan dalam program KB ini tak terlepas dari upaya aparatur pemerintah desa, menerbitkan perdes larangan menikah pada usia dini.
Penulis: Madrosid | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Desa Mekarsari menjadi desa percontohan sebagai desa Kampung KB. Setelah sukses dalam penerapan program KBnya pada seluruh masyarakat serta meniadakan terjadi pasangan nikah usia dini.
Kesuksesan dalam program KB ini tak terlepas dari upaya aparatur pemerintah desa, menerbitkan perdes larangan menikah pada usia dini.
Sehingga dalam beberapa tahun berjalan, dicangkan sebagai Kampung KB, saat ini dianggap layak dan diaulat menjadi Kampung KB percontohan, Selasa (21/3/2017).
Pendaulatan sebagai Kampung KB percontohan, dilaksanakan langsung oleh Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Penyuluhan Keluaga Berencana (DP3KB) Kubu Raya.
Hadir dalam acara ini, Plt Sekda Kubu Raya, Odang Prasetyo, Ketua Tim Penggerak PKK Kubu Raya, Hj. Endang Indrawati serta wakilnya.
Baca: Ketua PKK Kubu Raya Tinjau Pelayanan KB MKJP di Polindes Desa Mekarsari
"Dari kepesertaan masyarakatnya cukup tinggi di Desa Mekarsari ini terhadap program KB. Makanya sangat patut menjadi Kampung KB percontohan, dari rendah kesadaran masyarakat terhadap KB menjadi tinggi bahkan hampir 100 persen saat ini," kata Kepala DP3KB Kubu Raya Titus Nursiwan yang menghadiri pendaulatan Kampung KB percontohan di Desa Mekarsari.
Titus menerangkan sejak dulu program KB digaungkan besar-besaran pada saat orde baru.
Namun sempat menghilang sejak reformasi. Dan saat ini, mulai digaungkan kembali memberikan kesadaran pea masyarakat pentingnya KB.
"Apalagi saat ini, metode KB semakin berkualitas dengan ada Metode kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Dulunya, masyarakat menggunakan KB suntik dan pil. Bukan tidak boleh tapi yang lebih berkualitas itu adalah implan dan audi karena lebih efektif. Tak susah-susah minum pil atau suntik. Dan jangka waktunya lebih lama," katanya.
Dalam program kampung KB, Titus memastikan seluruh pelayanan KB gratis, dari KB pil, suntik, implan dan audi bahkan yang operasi di gratiskan. Pusat pelayanannya di polindes, puskesmas.
Program Kampung KB ini tidak hanya memprogramkan masalah KB saja melainkan membuka semua akses pelayanan di segala sektor.
Seperti infrastruktur, perekonomian, sekolah-sekolah dan pemberdayaan ibu-ibu yang melaksanakan program KB dibentuk kelompok dan diberdayakan.
"Jadi semua sektor bisa terserap dan berjalan dalam program kampung KB. Agar bisa sama-sama berjalan secara seimbang menuju masyarakat yang lebih berkualitas," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kampung-kb_20160310_102302.jpg)