TNBKDS Siap Padamkan Hot Spot di Kawasan Konservasi
Dalam hal tersebut kata Arief, pihak sudah siap siaga dalam menghadapi karhutla, dengan mendirikan posko karhutla bersama Balai Pengendalian.....
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kepala Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TNBKDS) Kapuas Hulu, Arief Mahmud mengakui ada beberapa titik atau hot spot yang sering terjadi kebakaran hutan di sekitar Danau Sentarum.
"Kawasan yang rawan karhutla itu seperti, kawasan danau sentarum berada di Kecamatan Semitau dan Selimbau," ujarnya kepada wartawan usai menghadiri puncak peringatan Hari Bhakti Rimbawana ke-34 di Indor Putussibau, Minggu (19/3/2017).
Dalam hal tersebut kata Arief, pihak sudah siap siaga dalam menghadapi karhutla, dengan mendirikan posko karhutla bersama Balai Pengendalian Perubahan Iklim.
"Kita juga sudah membentuk masyarakat mitra polhut, dan masyarakat penduli api agar bisa bersama-sama mencegah karhutla," ucapnya.
Dengan ini Arief mengimbau, kepala resort melakukan patroli rutin, dan melakukan sosialisasi pembinaan kepada masyarakat.
Supaya karhutla bisa ditanggani dengan cepat, sehingga titik api tidak menyebarluar.
"Kita tahu terjadi karhutla yang dirugikan juga masyarakat apalagi semua akan kena dampaknya," jelasnya.
Arief meminta, semua pihak tetap turut serta mencegah terjadinya karhutla, bagimanapun juga mencegah lebih baik dari pada memadamkan api jika sudah terjadi karhutla.
"Kita harus sama-sama penanggulangan karhutla di Kapuas Hulu," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kapolda-kalbar-irjen-pol-musyafak_20160823_190034.jpg)