Penganiayaan di Mempawah

BREAKING NEWS (VIDEO): Kurus, Hasil Diagnosa Awal RU Gejala Gizi Buruk

Melihatnya sangat kasihan, hingga anak dipelasah orangtuanya karena ekonomi

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Jamadin

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH  -  Ketua KPAID Mempawah Kusmayadi menuturkan langsung mendatangi kediaman bocah RU (11) yang diduga menjadi korban penganiayaan ibu tirinya dalam kondisi memprihatinkan. 

Selain kurus, sekujur tubuh penuh bekas luka, maka pihaknya berinisiatif membawanya berobat ke puskesmas. "Oleh pihak puskesmas, dikatakan ini gejala gizi buruk,"ujarnya.

Dari diagnosa awal gizi buruk, RU ini dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan lebih lanjut.

Terkait dugaan penganiayaan ibu tirinya, dikatakannya hal itu pihaknya masih belum bisa mengatakan terlalu jauh. "Kita mengobati anak ini dulu, karena anak ini juga belum terbuka,"ujarnya.

Terlebih hal ini dikatakannya untuk kehidupan keluarga yang bersangkutan tergolong keluaga dengan ekonomi rendah.

"Melihatnya sangat kasihan, hingga anak dipelasah orangtuanya karena ekonomi, kemudian kehidupannya dimana suami sering bepergian, jadi wajar depresi,"jelasnya.

Namun dikatakannya untuk kondisi tubuh yang bersangkutan hingga kurus lantaran didiagnosa mengalami gizi buruk.

"Kita sudah menanyakan dokter apakah akibat penyiksaan, dokter juga bilang masih tidak berani juga bahwa ini hasil penyiksaan atau apa, sehingga untuk badan penuh koreng wajar ketika mengalami gizi buruk,"jelasnya. Terkait ini, pihaknya juga sudah melaporkan ke dinas kesehatan Mempawah. "Terpenting kita akan pulihkan kesehatannya dulu," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved