Gempa di Karangan
BREAKING NEWS: Ini Penjelasan BPBD Landak Terhadap Gempa di Karangan
Lanjutnya lagi, setelah mengetahui kejadian tersebut dirinya langsung bertanya betul apa tidak dan melapor ke BPBD Provinsi serta BMKG pusat.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak Banda Kolaga mengatakan, kejadian getaran yang menyerupai gempa yang terjadi di Dusun Karta Jaya, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu pada Minggu (12/3/2017) memang ada.
Baca: Ada Gempa, Warga Karangan Panik
Baca: Getaran Sekitar Tiga Detik Rusak Rumah Warga
"Jadi masalah gempa yang kemarin terjadi tidak ada laporan secara resmi, baik dari Camat mau pun Kepala Desa. Tapi kita melihat di Medsos, ada masyarakat yang mengatakan terjadi gempa pukul 15.55 WIB selama dua detik," ujar Banda kepada wartawan pada Senin (13/3/2017).
Lanjutnya lagi, setelah mengetahui kejadian tersebut dirinya langsung bertanya betul apa tidak dan melapor ke BPBD Provinsi serta BMKG pusat.
"Hasil laporan dari BMKG itu ke saya, dari radar satelit yang mereka miliki tidak termonitor dimana titik koordinat gempa," katanya.
Dikatakan Banda, meski pun tidak ada termonitor oleh BMKG namun dirinya meminta agar BMKG bisa menyelidiki sumber dari getaran yang sangat singkat tersebut.
"Tapi saya meminta untuk ditindak lanjuti, setidaknya biar kita bisa melakukan antisipasi," jelasnya.
Sebab kalau sudah diketahui sebabnya, pihaknya dari BPBD bisa melakukan tindakan antisipasi.
"Jadi kunci itu kan di BMGK. Hanya yang kita khawatirkan dari pergesan bumi ini terjadi longsor seperti beberapa tahun lalu di Desa Pakato. Nah apakah itu ada hubunggannya dengan longsor di Pakato," ungkapnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/banda-kolaga_20170313_170858.jpg)