Tim Saber Pungli Polda Kalbar Awasi Jalannya Operasi Simpatik
Ia menegaskan Operasi Simpatik Kapuas mesti dimulai dari penegakan ketertiban personil ke dalam jajaran.
Penulis: Zulkifli | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak mengingatkan agar jangan sekali-kali mengambil kesempatan melakukan penyimpangan selama Operasi Simpatik Kapuas 2017. Apalagi yang bersifat pungutan liar.
"Tim Saber Pungli kita tetap mengawasi," ujarnya usai gelar Pasukan di Halaman Mapolda Rabu (1/2/2017).
Ia menegaskan Operasi Simpatik Kapuas mesti dimulai dari penegakan ketertiban personil ke dalam jajaran. Iapun memastikan anggota yang melanggar harus tetap ditindak.
"Anggota sendiri sama, kalau melanggar tertib lalu lintas pasti ditindak," katanya.
Kapolda menegaskan, bagi anggota yang melanggar selain sanksi lalu lintas sanksi kode etik juga akan dikenakan, karena menyangkut kedisiplinan anggota. "Ini khusus untuk anggota," tegasnya.
Baca: Gelar Operasi Simpatik, Syaiful: Mengedepankan Tindakan Preventif dan Edukatif
Kapolda menyampaikan operasi simpatik Kapuas yang digelar 1-21 Maret dalam rangka upaya preventif dalam upaya menekan kasus kecelakaan lalu lintas.
"Operasi ini serentak dilaksanakan seluruh Indonesia," ungkapnya.
Kapolda mengimbau kepada masyarakat Kalbar senantiasa mematuhi tata tertib berlalu lintas. Senantiasa gunakan perlengkapan keamanan demi keselamatan berkendara.
"Jangan ugal-ugalan. Karena banyak kerugian dari kecelakaan. Jadi sayangi nyawa,"Pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kapolda-kalbar-irjen-pol-musyafak_20170223_214505.jpg)