Ningsih: Masyarakat Perlu Kerjasama Atasi Masalah Sampah di Singkawang
Singkawang dan Virginia sama-sama menghasilkan sampah, namun yang membedakan itu kerjasamanya
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Seksi Limbah bahan berbahaya dan beracun BLH Kota Singkawang, Surya Ningsih mengungkapkan permasalahan sampah ternyata tak hanya di Indonesia, khususnya di Kota Singkawang. Hal ini disampaikan olehnya usai melakukan studi banding di Virginia, United State of Amerika beberapa waktu lalu.
Di negara Adidaya tersebut dinilainya juga mempunyai masalah serupa. Namun yang membedakan dua negara tersebut yakni peran kerjasamanya dari pemerintah dan masyarakat untuk pengelolaan sampah.
"Singkawang dan Virginia sama-sama menghasilkan sampah, namun yang membedakan itu kerjasamanya. Kalau disana masyarakat dan pemerintah sama-sama punya peran dalam pengelolaan sampah," ujar Surya, Senin (27/2)
Ia menilai ini dikarenakan mayarakat belum mandiri sepenuhnya dalam pengolahan sampah. Dimana sejauh ini masih mengandalkan peranan pemerintah setempat.
"Nah kalau disini lebih cenderung pemerintah saja, masyarakat belum dianggap mandiri dalam pengelolaan sampah," ujarnya.
Tentu saja untuk meningkatkan kemandirian masyarakat tersebut diperlukan pula fasilitas pendukungnya. Dimana sejauh ini pemerintah kota Singkawang juga masih kewalahan terkait fasilitas tersebut.
"Infrastruktur dan sarana juga belum memadai atau menunjang untuk masyarakat dapat berpatisipasi dalam hal ini. Sebenarnya kalau untuk menerapkan disini, kita bisa, cuma permasalahannya yang saya pelajari disana, seperti yang diungkapkan mentor saya, kalau kamu ingin mendapatkan partisipasi atau dukungan masyarakat maka kamu harus menyediakan infrastruktur yang baik dan memadai. nah yang menjadi kendala saat ini di Singkawang belum memadai, meski sudah ada," ungkapnya.
Misalnya menurut dia dalam pemilihan sampah, dimana saat ini di TPS hampir semua sampah disatukan. Sedangkan dalam pengolahannya diperlukan pemilahan jenis-jenis sampah tersebut.
"Misalnya setelah sampah sampai di TPS, sampah tersebut disatukan kembali, karena disini belum punya proses pemilahan sampah. Oleh sebab itu, pemerintah harus mempersiapkan infrastruktur yang baik, sistem yang baik serta kebijakan dan sarana prasarananya yang baik pula demi untuk mendapatkan peran dari masyarakat," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/surya-ningsih_20170221_192716.jpg)