Citizen Reporter
Perencanaan Pembangunan Harus Prioritas Kebutuhan, Bukan Keinginan.
Wabup menambahkan, bahwa anggaran yang kecil tentunya menjadi persoalan, namun ini janganlah membuat kita berkecil hati
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
Citizen Reporter
Humas Setda Sanggau, Tekam Sunarya
‪TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan, bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sanggau dirasakan sangat kecil bila dibandingkan luas wilayah yang dan jumlah Desa dan Dusun yang begitu banyak, belum lagi jarak tempuh yang saangat jauh.
Untuk itu dalam Perencanaan Pembangunan harus benar benar yang prioritas dan betul-betul kebutuhan bukan keinginan.
Hal itu disampaikan pada saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan tahun 2018 Tingkat Kecamatan Parindu yang berlangsung di balai pertemuan Kantor Camat Parindu, Senin (20/2/2017).
Hadir juga beberapa Kepala SKPD Sanggau, unsur Forkopimka, Wakil Ketua DPRD Usman bserta Anggota DPRD Ropina dan seluruh Kepala Desa dan BPD se-Kecamatan Parindu.
Dikatakan Ontot bahwa Musrenbang memang harus dilaksanakan karena ini merupakan makanisme perlaksanaan berbagai sektor pembangunan.
“Para kepala Desa sangat memiliki peran yang sangat penting, bagaimana melihat dan menganalisis aspirasi dari tingkat yang paling bawah dan jangan sampai penjaringan aspirasi untuk kepentingan kelompok, pribadi maupun golongan. yang terpenting adalah bagaimana hasil dari pembangunan itu sendiri bukan hanya menciptakan banyak proyek tapi hasilnya tidak ada, ” tegasnya.
Wabup menambahkan, bahwa anggaran yang kecil tentunya menjadi persoalan, namun ini janganlah membuat kita berkecil hati.
“Kita dapat mensinergikan dengan Anggaran Dana Desa dan APBD. jika itu disinergi dengan baik maka hasilnya akan optimal, pemerintah saat ini sudah sangat membantu dengan anggran yang dikucurkan semakin tahun semakin bertambah dan tunjangan perangkat desa sudah mulai naik dan diperhatikan, ” ujarnya.
Untuk itu diharapkan agar para Perangkat Desa bekerja dan beriprah dengan sungguh-sungguh untuk mamajukan desanya.
“Dan berjuang untuk kesejahteraan masyarakatnya. Kepala Desa juga diharapkan berperan aktif dalam mengkaji dan menggali potensi desa bagaimana kita mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga pendapatn desanya, ” tuturnya.
Saat ini, lanjut Ontot, PAD kita tidak lebih dari seratus milyar. “Bayangkan
hanya berapa persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang dikucurkan pemerintah pusat. ini yang perlu kita pikirkan bersama , perlu diketahui bersama bahwa tahun 2017 Kecamatan Parindu mendapat kucuran dana sebesar 38,01 Milyar, ” tegasnya.
Ontot menegaskan, tahun 2017 merupakan tahun percepatan pembangunan dan kita harus melangkah menuju Sanggau yang maju, guna memutus rantai kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial.
“Musrenbang ini dirasakan sangat penting karena ini merupakan kewajiban Pemerintah Kabupaten untuk mendengar, menerima saran masukan, usulan pembangunan dari masyarakat serta sarana untuk menyampaikan program kebijakan yang sudah dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah. tentunya pembangunan yang benar-benar kebutuhan bukan keinginan, ” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wakil-bupati-sanggau-yohanes-ontot_20170221_150533.jpg)