Citizen Reporter
Ribuan Anak PAUD se-Kabupaten Sanggau Ikuti Jambore
Sementara itu, Ketua Gabungan Organisasi Penyelengga Taman Kanak-kanak Indonesia Kalbar Maisaroh mengaku Sangat bangga dan menyambut baik atas....
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Mirna Tribun
Citizen Reporter
Humas Setda Kabupaten Sanggau, Tekam Sunarya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Sekitar 1.500 anak PAUD se-Kabupaten Sanggau berkumpul di Kampung Santana, Kelurahan Tanjung Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kamis (16/2/2017).
Kedatangan mereka mengikuti guna Jambore yang digelar 16 sampai 17 Februari 2017. Acara dibuka secara resmi Bupati Sanggau Paolus Hadi, dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP Arita Apolina, Ketua DWP Agnes Leysandri dan Ketua Bhayangkari Ny Dony Carles, Ketua GOP TKI KalBar Maisaroh, para SKPD dan Camat Kapuas Alifius, serta para Lurah se Kota Sanggau.
Ketua Panitia, Hermin Hidayati melaporkan bahwa kegiatan yang bertemakan “Dengan Semangat Jambore PAUD kita tingkatkan kreativitas anak dan Guru se-Kabupaten sanggau menuju Sanggau Pintar“, bertujuan untuk mengasah kreatifitas guru dan anak untuk menjalin silaturahmi bagi seluruh anak PAUD.
“Selain itu juga menggali minat dan bakat anak serta meningkatkan kualitas anak usia dini, ” tuturnya.
Dikatakanya, jenis lomba dalam jambore ini adalah Fashion show, lomba edukatif, lomba mewarnai celoteh anak, menyanyi solo serta lomba kolase kombinasi guru dan anak.“Untuk guru lomba bercerita menggunakan alat, ” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Gabungan Organisasi Penyelengga Taman Kanak-kanak Indonesia Kalbar Maisaroh mengaku Sangat bangga dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini.
Dan tentunya menjadi ajang kompetisi bagi anak-anak yang memiliki bakat, minat dan kecerdasan dalam mengikuti berbagai lomba.
“Namun ditekankan kepada orang tua atau guru pembimbing agar mengarahkan dan melihat cabang apa saja yang menjadi bakat dan minatnya. Jika si anak mengalami kegagalan atau kekalahan jangan dimarahi atau diomeli berikan mereka pengertian dan motivasi
bahwa kekalahan adalah kemenangan yang tertunda, ” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi dalam arahannya mengatakan bahwa Pemerintah terus mendorong kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu pemerintah juga terus berupaya memberikan fasilitas terhadap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (PAUD).
“Kementrian pendidikan dan kebudayaan menargetkan lahirnya sumber daya manusia (insan) yang cerdas, komprehensif pada tahun 2045 sebagai kodo bagi 100 tahun Indonesia merdeka, ” ujarnya.
Mengingat besarnya tantangan yang dihadapi dan kesuksesan program yang dicanangkan pemerintah, tentu membutuhkan dukungan semua pihak.
“Salah satunya mendukung bunda paud dari tingkat nasional sampai desa dan kelurahan sebagai motogregakan nasional paud, ” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bupati-sanggau_20170216_194903.jpg)