Citizen Reporter
Bupati Ketapang Sambut Tiga Naga di Pendoponya
Bupati juga didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ketapang, Ny Elysabet Betty Martin Rantan.
Penulis: Subandi | Editor: Mirna Tribun
Citizen Reporter
Peliputan dan Pendokumentasian Kehumasan Setda Ketapang, Alwiadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Tiga naga yang dipimpim Ketua Panitia Naga, Asiang Rahman dan Antoni Salim mengunjungi Penodopo Bupati Ketapang, Sabtu, (11/2). Kunjungan tiga naga ini disambut langsung Bupati Ketapang, Martin Rantan SH.
Bupati juga didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ketapang, Ny Elysabet Betty Martin Rantan.
Mereka menyelipkan angpao di kepala tiga naga tersebut secara bergantian.
Bupati Ketapang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua Panitia, Ketua Naga, Yayasan Dharma Bahkti, Yayasan Tri Dharma dan yayasan Badan Pemadam Kebakaran Ketapang.
“Kehadiran para naga yang berkunjung ini merupakan kehormatan bagi keluarga besar kami yang menempati rumah dinas jabatan Bupati Ketapang,” kata Martin.
Ia memperbolehkan atraksi naga di Pendoponya.
Menurutnya siapa tahu ada naga dalam tanah yang tidak kelihatan agar diusir ke luar dari pendoponya.
“Jadi yang kita lihat biar naga yang nampak saja yang tak nampak tidak boleh ada di sini,” ucapnya.
Kepada masyarakat yang hadir membaur di pendoponya dalam sauana persaudaraan. Ia harap kondisi situasi kebatinan dan persaudaraan itu menjadi abadi hingga akhiri masa jabatannya sebagai Bupati Ketapang sekitar empat tahun kedepan.
“Mohon doakan agar saya tetap sehat dan dapat memimpin Ketapang ini. Sehingga Ketapang menjadi daerah yang maju. Kalau sudah maju pasti masyarakatnya sejahtera,” tuturnya seraya diamini seluruh warga yang hadir.
Menurutnya bahwa kesejahteraan itu akan didapat setelah Ketapang maju dalam segala bidang.
“Kita maju dalam segala hal seperti dalam persaudaraan hari ini,” pungkasnya.
Ia menambahkan ritual rutin setiap tahun yang dilaksanakan komunitas Tiongha di Ketapang ini cukup mengundang perhatian warga.
Sehinga pendopo Bupati yang disebut istana rakyat dipenuhi warga Ketapang untuk menyaksikan atraksi naga.
Ketua Panitia, Asiang Rahman mengatakan pada Sabtu (11/2/2017) merupakan hari ke 15 penanggalan Imlek.
Pada hari yang sama juga akan berlangsung prosesi pawai tatung, pawai barongsai, pawai naga di Kota Ketapang.
“Puji syukur kita pada Tuhan kegiatan yang berlangsung belum ada kendala bearti,” katanya.
Ia bersama para ketua naga lainnya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ketapang yang menerima kunjungan naga di Pendopo Bupati Ketapang. Tujuan mereka untuk silaturahmi dan memberikan penghormatan kepada tuan rumah.
Serta membersihkan sekitar pendopo ini dari marabahaya.
“Harapan kami semoga Pak Bupati dan keluarga yang tinggal di pendopo ini dalam keadaan sehat selalu,” ucapnya.
Sementara itu replika naga sepanjang 50 meter tersebut memerlukan sekitar 70 orang untuk membuat gerakan indah meliuk-liuk bak seekor naga sungguhan.
Sebelumnya para naga ini juga mengunjungi Kantor Bupati dan melakukan bersih-bersih di jalan protokol Ketapang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bupati-ketapang_20170212_105419.jpg)