Cap Go Meh

49 Tatung Meriahkan Puncak Perayaan CGM di Kabupaten Sambas

Kurang lebih 49 tatung dengan 20 tandu akan memeriahkan Cap Go Meh di Sambas yang dipusatkan di pasar sambas tepatnya di samping terminal Jl Keramat.

Tayang:
Penulis: Zulfikri | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RAYMOND KARSUWADI
Panitia CGM di Kecamatan Sambas tampak mempersiapkan atribut untuk mendukung perayaan CGM di Klenteng Liam Thing, Kecamatan Sambas, Selasa (7/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Raymond Karsuwadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Puncak perayaan Cap Go Meh (CGM) di Kabupaten Sambas, berada di beberapa kecamatan yang ada diantaranya adalah Pemangkat dan Sambas, serta beberapa kecamatan lainnya.

Khusus di Pemangkat puncak perayaan CGM akan berlangsung pada tanggal 12 Febuari. Sedangkan, Kecamatan Sambas serta beberapa kecamatan lainnya berlangsung serentak pada tanggal 11 Febuari.

Kecamatan lainnya dengan puncak perayaan CGM yang akan berlangsung ramai dan meriah diantaranya di Kecamatan Tebas, Kecamatan Jawai, Jawai Selatan dan Tekarang, serta di Kecamatan Selakau.

Ketua Panitia Perayaan Cap Go Meh (CGM) Sambas, Cung Jung Min mengatakan bahwa puncak perayaan tahun ini akan dimeriahkan oleh atraksi tatung yang berasal baik dari dalam Kabupaten Sambas maupun Singkawang.

Baca: Polres Sambas Mutasi Tiga Kapolsek

"Kurang lebih 49 tatung dengan 20 tandu akan memeriahkan Cap Go Meh di Sambas yang dipusatkan di pasar sambas tepatnya di samping terminal Jl Keramat. pada tanggal 11 Febuari," ujarnya, Selasa (7/1/2017).

Lanjutnya, sebelum puncak acara Cap Go Meh diadakan ritual cuci jalan yang diadakan oleh Panitia Cap Go Meh di Sambas.

"Sebelum acara puncak pada hari Sabtu, kita ada ritual cuci jalan sehari menjelang hari puncak perayaan Cap Go Meh yang di mulai dari jam 1 depan toko samjaya, Jl Keramat sini," lanjutnya.

Untuk rute arak-arakan cuci jalan dimulai dari Klenteng Liam Thing. Menuju, arah Jl Panji Anom menuju arah Polsek Sambas di Jl TVRI memutar kembali ke simpang tiga dan kembali ke Klenteng.

"Sedangkan untuk acara hari H-nya berkumpul di klenteng pukul 7, perarakannya jam 8, start depan stasiun menuju panji anom, polsek belok kanan simpang tiga, ada vihara tri dharma depan, Tjip Tjan Thong pada hari Sabtu," katanya.

Namun, dijelaskannya dalam event budaya tersebut kurang mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda). Khususnya dalam bantuan dana.

"Namun sayang kurangnya dukungan dari pemda membuat kita sedikit terhambat dalam memeriahkan event budaya ini. Utamanya, dalam dukungan biaya untuk memeriahkan event sekali dalam setahun ini," katanya.

Selain itu diungkapkannya lagi, kondisi politik yang sedang hanyat membuat perayaan Cap Go Meh di Sambas diadakan seadanya.

"Kondisi politik yang menghangat juga menjadi pertimbangan. Sehingga, perayaan kebudayaan nantinya diadakan seadanya," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved