Masih Remaja Sudah Jadi PSK Merangkap Germo, Rekrut Siswi Lain Layani Om-om
Dalam sindikat itu, WP bertugas mencari remaja-remaja baru untuk dijadikan PSK.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, - WP (19), muncikari sekaligus pekerja seks komersial (PSK), menjadi bagian sindikat pelacuran remaja.
Dia sudah diringkus polisi.
Germo lain yang menyuruh WP kini jadi buronan polisi.
Dalam sindikat itu, WP bertugas mencari remaja-remaja baru untuk dijadikan PSK.
WP tertangkap setelah dua PSK remaja yang dijual olehnya tertangkap basah polisi melayani seorang pria hidung belang di sebuah hotel di Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (26/1/2017).
Kedua pelacur remaja yang dijual WP berinisial DA (16) dan Y (14).
DA baru kelas X di sekolah menengah atas, Y siswa kelas VIII sekolah menengah pertama.
Kapolsek Metro Tamansari, Ajun Komisaris Besar Nasriadi, mengatakan, WP bertugas mencari PSK remaja.
Mucikari yang menyuruhnya yang mendapatkan berbagai order sex.
Awalnya, kata Nasriadi, DA dan Y tak pernah terlibat prostitusi.
Sampai akhirnya bertemu WP pada Oktober 2016 lalu di kawasan Jatipulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.
Di awal pertemuan, belum ada perbicangan soal prostitusi.
WP terus menunjukkan ponselnya yang bagus dan uangnya yang banyak.
Di pertemuan kedua dan ketiga barulah mulai ada pembicaraan soal pekerjaan WP.
Dia pun menawarkan apabila DA dan Y mau ikut bekerja sebagai PSK.
Sebagai pengenalan, WP kemudian mengajak DA dan Y mengikutinya saat bekerja.
"WP ini memang masih menjadi PSK juga. Lalu dia nyambi jadi muncikari," kata Nasriadi, Minggu (29/1/2017).
DA dan Y pun diajak saat WP bekerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/gadis_20151222_085304.jpg)