Lanud Supadio Gelar Latihan Menembak
Latihan menembak bagi prajurit ini dilaksanakan dalam meningkatkan profesionalisme. Sehingga latihan menjadi bagian paling penting bagi prajurit...
Penulis: Madrosid | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Guna meningkatkan profesionalisme selaku prajurit, khususnya dalam hal penggunaan senjata api laras panjang. Seluruh anggota Lanud Supadio mengikuti latihan menembak selama dua hari, mulai 26-27 Januari 2017.
Pelaksanaan latihan diikuti seluruh prajurit Lanud Supadio, di lapangan tembak SPN Kalimantan Barat untuk jenis senjata laras panjang dan untuk laras pendek/pistol dilaksanakan di lapangan tembak Batalyon Komando 465 Brajamusti.
Latihan menembak bagi prajurit ini dilaksanakan dalam meningkatkan profesionalisme. Sehingga latihan menjadi bagian paling penting bagi prajurit.
Sebab, kemampuan menggunakan senjata api bagian utama sebagai perlengkapan tempur utama bagi setiap prajurit TNI AU.
Baca: Lalu Lintas Perempatan Jalan Ahmad Yani Ramai Lancar
Kepala Penerangan Lanud Supadio, Mayor Susfilfadri mengatakan latihan merupakan arwah dari setiap prajurit untuk selalu menjaga kemampuannya dalam tehnik menembak.
"Skill menembak ini, sebagai nyawa bagi prajurit ibaratnya, mengingat identitas seorang prajurit tidak terlepas dari keberadaan senjata," ujarnya.
Selain itu latihan menembak perorangan ini juga bertujuan untuk mengukir prestasi yakni, mencari bibit-bibit unggul untuk dipersiapkan dalam mengikuti sejumlah perlombaan menembak nantinya.
"Karena kita di prajurit juga ada kompetisi menembak. Sehingga selain untuk mengsah kemampuan ini juga sebagai point tambahan untuk bersaing," ungkapnya.
Dalam latihan yang berlangsung dengan aman dan lancar ini, merupakan program kerja Lanud Supadio pada triwulan pertama tahun 2017.
Bagi seluruh anggota Bintara dan Tamtama diwajibkan mengikuti latihan menembak perorangan laras panjang jarak 100 meter dengan tiga sikap menembak yaitu, sikap tiarap, sikap duduk dan sikap berdiri. Sementara bagi seluruh perwira dan seluruh anggota
Satpomau, intelijen dan prajurit Wara menggunakan senjata pistol dengan jarak 25 Meter.
"Seluruh tehnik ini dilaksanakan dengan baik oleh semua prajurit. Latihan berjalan baik sesuai dengan tehnik yang diperlukan, ," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/prajurit-lanud-supadio_20170128_110438.jpg)