Penyakit ISPA Peringkat Teratas Sejak 2012 di Landak

Sejak 2012 berdasarkan data yang kami himpun setiap tahunnya ISPA selalu menduduki peringkat teratas dibanding penyakit lainnya

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAHIDIN
Kepala Dinas Kesehatan Landak, Nuraini Sitinjak saat ditemui Tribun Pontianak di ruang kerjanya, Rabu (18/1/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Nuraini Sitinjak mengatakan berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan menyatakan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) telah menduduki peringkat teratas sejak tahun 2012.

"Sejak 2012 berdasarkan data yang kami himpun setiap tahunnya ISPA selalu menduduki peringkat teratas dibanding penyakit lainnya," jelasnya,  Kamis (19/1/2017) pagi.

Kemudian dijelaskannya untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Landak selalu melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Sebab penyebab utama penyakit tersebut ialah pola hidup yang kurang sehat.

"Penyebab utamanya pola hidup yang kurang sehat, terutama dari segi kebersihan. Kemudian juga cuaca yang selalu berubah-ubah. Kami juga sudah seringkali melakukan penyuluhan, baik di sekolah-sekolah dan lainnya," jelasnya.

Penyakit ISPA sendiri paling banyak diderita oleh anak-anak. Sebab anak-anak lebih rentan terhadap penyakit tersebut. Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Landak untuk selalu menjaga kebersihan.

"Pola hidup sehat dan bersih sangat penting. Sebab penyakit ISPA berawal dari pola hidup yang tidak bersih. Terutama untuk kebersihan di dalam rumah, karena di dalam rumah tempat kita tinggal jangan dibiarkan kotor, sebab dari kondisi yang kotor itulah penyakit dan virus ada," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved