Pemimpin Perlu Track Record Figur yang Bagus

"Jadi, tim sukses kalau mendukung dari sisi finansial, ia harus diperlihara atau diperhatikan selama 5 tahun kepemimpinan

TRIBUNPONTIANAK/TRY JULIANSYAH
KPU Kota Singkawang menggelar Debat Publik Calon Walikota Singkawang, di Hotel Dangau, Rabu (28/12/2016) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik, Ngusmanto mengatakan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dimulai dari figur pimpinannya. "Figur tersebut haruslah mempunyai track record atau rekam jejak yang bagus," terang Ngusmanto, Senin (16/1/2017).

Dalam menjalankan pemerintahan, lanjut dia harus berusaha bagaimana mewujudkan pemerintahan yang berwibawa dan bersih.

"Kalau dikaitkan dengan Pilkada dimana-mana perjuangan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih memang berat," tambahnya.

Yang namanya Pilkada itu memerlukan modal yang besar dan kalau dijelaskan dari teori perilaku politik bahwa apa pun yang dilakukan pasti punya motif dibaliknya.

Bisa saja dikaitkan dengan kebutuhan atau kepentingan. Kalau dalam Pilkada modalnya besar, harus jujur tidak ada orang yang mencalokan diri dengan biaya besar tidak berusaha mengembalikan modal.

"Bukan saja untung rugi, bisa saja menjadi modal Pemilu yang akan datang atau bisa pula mendapatkan keuntungan juga. Jadi karena modalnya besar biasanya membentuk tim sukses yang menggalang dana maupun massa," jelasnya.

Satu di antara yang dilakukan pasti memerlukan anggaran untuk membiayai tim suskes. Perlu digaris bawahi adalah menjadi tim sukses tidak mungkin tidak berpikir mendapat keuntungan.

"Jadi, tim sukses kalau mendukung dari sisi finansial, ia harus diperlihara atau diperhatikan selama 5 tahun kepemimpinan," jelasnya.

Kalau berangkat dari ini, menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih menjadi tantangan besar karena itu problem. Orang berjuang perlu modal, modal itu minimal balik, dia harus menghidupi tim suksesnya.

Dia bisa mendapatkan dari pengusaha dan banyak orang. Itu Logika berpikirnya. "Kota Singkawang ini tidak jauh berbeda luasnya seperti Kota Pontinak. Infrastruktur, pendidikan dan kesehatan merupakan hal mendasar karna bagi Perkotaan," tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved