Citizen Reporter
51 Perguruan Tinggi Berpartisipasi dalam Expo di SMA St Paulus Pontianak
Inginnya sih kuliah di luar negeri, tapi jika keuangan tak memungkinkan, perguruan tinggi dalam negeri juga tak kalah hebat
Penulis: Stefanus Akim | Editor: Jamadin
Citizen Reporter
Guru SMA St Paulus Pontianak, Yuliana Sri Marti
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - SMA Santo Paulus Pontianak mengadakan kegiatan expo atau pameran pendidikan pada 13-14 Januari dan 51 Perguruan Tinggi dalam dan luar negeri ikut berpartisipasi.
Expo yang mengusung tema "UniMeet" ini menghadirkan perguruan tinggi dari luar negeri di antaranya Spitze studium Germany, UTS Insearch Sydney Australia, Swinburne University of Technology Sarawak Campus Kuching, Dimensions Internasional College Singapore,Tatlors University Kuala Lumpur, National Tertiary Education Consortium (NTEC).
Perguruan Tinggi dari luar negeri menyediakan jasa pendampingan bagi calon mahasiswa datang ke sana dengan sejumlah biaya.
Sedangkan perguruan tinggi yang berasal dari dalam negeri, di antaranya dari Pulau Jawa seperti Universitas Maranatha Bandung, Universitas Soegijap Semarang, Sanata Dharma Yogyakarta, Atmajaya Yogyakarta, Universitas Surabaya, dan di Kalbar sendiri seperti Polteq, Widya Dharma Pontianak, dan yang lainnya.
Kepala sekolah SMA Santo Paulus Bruder Alexius Harnoto Trilaksono, S.Kom mengatakan, expo seperti ini rutin dilakukan setiap tahun, dan sudah banyak siswa terbantu karena sistem seleksi dilakukan di Pontianak.
"Memang info seba tersedia di era internet, tapi tetap dibutuhkan tatap muka untuk konsultasi langsung. Siswa bisa mendapat informasi yang akurat dari sumbernya langsung, termasuk menjajaki peluang-peluang beasiswa," Br Alexius.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Alexius Akim, dalam sambutan tertulisnya mengatakan, melanjutkan studi ke pergruan tinggi telah menjadi pilihan utama lulusan SMA di Kalbar. Indikasinya dari besarnya minat siswa mendapatkan info perguruan tinggi, sebagai mata rantai keberlangsungan masa depan mereka.
Orangtua siswa, Lili, mengatakan expo ini sangat membantu, karena banyak pilihan dan jika anaknya ingin ikut seleksi masuk perguruan tinggi pilihan, test cukup dilakukan di Pontianak. Tidak perlu harus ke Jawa, misalnya, sehingga menghemat biaya.
Seorang siswa Monica yang bersama teman-temannya keliling setiap stand, mengatakan, segala informasi sedang dikumpulkan untuk nantinya didiskusikan bersama orangtua mengenai pilihan melanjutkan study.
"Inginnya sih kuliah di luar negeri, tapi jika keuangan tak memungkinkan, perguruan tinggi dalam negeri juga tak kalah hebat," kata Monica.
Arena expo berlokasi di kompleks persekolahan Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder (belakang Katedral St Yoseph) di Gedung Bina Remaja.
Acara pembukaan dimeriahkan paduan suara, tarian tradisional, modern dance, dan musik tradisional. Perguruan Tinggi peserta expo menyediakan berbagai jenis informasi seperti brosur-brosur, konsultasi langsung, dan bisa langsung mendaftar bagi siswa yang berminat.
Kegiatan ini tidak hanya diperuntukan bagi siswa SMA St. Paulus saja, tetapi terbuka untuk sekolah yang lainnya. Dengan demikian seluruh siswa kelas 12 dibantu untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang perguruan tinggi yang diminatinya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/expo-sma_20170114_003516.jpg)