2017, KPAD Kayong Utara Benahi Sistem Kerja
Kita akan lebih meningkatakan komunikasi kepada Pemerintah Daerah di tahun 2017 ini.
Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Untuk memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Kayong Utara Syaeful Hartadin mengatakan, di tahun 2017 akan melakukan pembenahan sistem dan meningkatkan kegaiatan sosialisasi hingga ke Desa-desa yang sulit terjangkau di Kabupaten Kayong Utara.
"Tahun 2017 selain pembenahan sistem di KPAD sendiri, kami juga ingin berkantor di Desa2 yang sulit di jangkau. Selain itu akan melakukan penjaringan kasus untuk sosialisasi dan pencegahan," terang Syaeful Hartadin, Selasa (10/1/2017).
Sambung Syaeful pihaknya juga akan melakukan komunikasi lebih jauh kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara terkait permasalahan kekerasan terhadap anak di Kayong Utara.
"Kita akan lebih meningkatakan komunikasi kepada Pemerintah Daerah di tahun 2017 ini. Karena permasalahan ini menurut kami juga penting untuk ditanggulangi. Dengan harapan perlahan bisa berkurang,"sambungnya.
Baca: Polres Kayong Utara Amankan Belasan Penjudi
Salah satu contoh, sambung dia mengenai kasus ayunan di Pantai dan tenggelam penngunjung beberapa waktu lalu. Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak Dinas terkait, agar lebih dapat lebih memperhatikan keselamatan para pengunjung.
"Kami telah melakukan koordinasi bersama pihak Dinas Terkait hal-hal yang menyangkut anak. Contoh seperti seorang anak yang tertimpa ayunan di Pantai Pulau Datok. Bagaimana hal tersebut tidak terulang kembali,"harap Ketua KPAD Kayong Utara ini.
Terpisah, warga Sukadana Anis merespon baik kehadiran KPAD, dan keseriusan KPAD dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak. Dengan adanya KPAD ini diharapkan dapat membantu anak-anak yang menjalani proses yang berkaitan dengan hukum, karena anak-anak ini perlu pendampingan.
"Memang sudah saatnya KPAD dapat terus mengulangi tindak kekerasan terhadap anak. Mugkin untuk mencegahnya, terus memberikan pemahaman terhadap masytarakat. Apa yang menjadi penyebab bisa terjadinya kekerasan tersebut. Dan apa yang harus dilakukan untuk menggulanginya,"tutur Anis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/logo-kpaid_20170104_153703.jpg)