Pertumbuhan Signifikan, Bank Pasar Optimis Laba Tembus Rp 1,2 Miliar
Saya berharap Bank Pasar bisa menjadi patokan bagi BPR yang sekelasnya. Kita optimis laba Bank Pasar InshaAllah tembus Rp 1,2 miliar
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejak 2015 PD Bank Pasar Kota Pontianak mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan. Kredit yang disalurkan Bank Pasar pada 2015 meningkat dua kali lipat jika dibandingkan penyaluran kredit pada tahun sebelumnya.
Jika pada tahun 2015 laba Bank Pasar Kota Pontianak bisa mencapai Rp 291 juta. Direktur Utama PD BPR Kota Pontianak, Agus Subardi mengatakan Tahun 2016 ia targetkan laba bisa tembus Rp 720 juta.
Pertumbuhan kredit Bank Pasar diakui Agus juga sangat signifikan dengan penyaluran kredit mencapai Rp 22 miliar. Apalagi dengan pindahnya kantor PD bank Pasar yang beralamat di Jalan Hasanuddin ke Kompleks Pasar Flamboyan memudahkan Bank Pasar dijangkau oleh pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
"Pertumbuhan luar biasa bagi BPR, kallau secara umum sesuai Rakor Triwulan III BPR se-Kalbar mendekati 7 persen. Penyaluran kredit Bank Pasar bisa mencapai 72 persen dari Rp 16 miliar ke Rp 22 miliar. Saya berharap Bank Pasar bisa menjadi patokan bagi BPR yang sekelasnya. Kita optimis laba Bank Pasar InshaAllah tembus Rp 1,2 miliar,"ujar Agus kepada tribun pada Senin, (26/12/2016).
Agus memang mencetak prestasi luar biasa karena selain melampaui target laba Rp 720 juta sejak memimpin Bank Pasar Kota Pontianak Agus bisa menekan NPL atau kredit macet secara drastis dari 11,41 persen menjadi 3,75 persen. "Hingga saat ini NPL masih 3,7 persen kotornya kalau bersihnya 2,1 persen,"jelas Agus.
Meningkatnya pertumbuhan kredit kata Agus karena pelayanan dan harga serta tumbuhnya kesadaran masyarakat Kota Pontianak bahwa Bank Pasar dari kita oleh kita untuk kita. Pelayanan untuk syarat lengkap kata Agus bisa keluar hari itu juga dengan bunganya dibawah 1 persen. Lokasi baru pun kian mendukung ditambah pemasaran ke komunitas sehingga sekali dayung kata Agus bisa meraup semua nasabah dalam komunitas tersebut.
Angka kredit yang disalurkan Bank Pasar pada 2015 meningkat dua kali lipat jika dibandingkan penyaluran kredit pada tahun sebelumnya yang hanya Rp 6,7 miliar. Penyaluran kredit pada 2015 mampu mencapai Rp 12,8 miliar atau meningkat diatas 100 persen. Semua pencapaian diakui agus tak terlepas dari kerja keras seluruh tim.
Menyadari minimnya kredit produktif ke depan Agus mengatakan pihaknya akan fokus pada penyaluran kredit UMKM. Langkah awal yang dilakukan sudah berjalan, Bank Pasar sudah bekerjasama dengan Disperindag Kota Pontianak dan asosiasi pedagang dengan penyaluran kredit yang bervariasi mulai dari Rp 5 juta dan persyaratan yang tidak rumit seperti di perbankan.
Pelaku usaha atau pedagang yang layak dibiayai kata Agus akan dipermudah pembiayaan agar manfaat Bank Pasar melalui pembiayaan bisa di rasakan seluruh masyarakat yang belum bankable. Secara umum kata Agus kredit yang disalurkan yaitu modal kerja, investasi dan konsumtif. Kredit konsumtif kata Agus masih mendominasi pertumbuhan kredit di BPR termasuk Bank Pasar.
"Karena analisanya mudah dan banyak diminati nasabah. Pangsa pasarnya masih luas. Saat ini MK dan Investasi hanya dikisaran 30 persenan dan sisanya kredit konsumtif. Kemarin kita dibantu oleh BJB sebesar Rp 5 miliar, ada bantuan KUR dari BNI sebesar Rp 10 miliar yang masih belum kita tarik karena target 2016 sudah tercapai maka dari awal bulan November 2016 kita sosialisasi untuk program tahun 2017,"ujar Agus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/agus-subardi_20161226_184520.jpg)