2017, Pemkab Sanggau Fokus Tuntaskan Persoalan Infrastruktur

“Misalnya kita harus memiliki fasilitas publik, sekarang kita sudah punya tempat wisata, ” jelasnya.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Bupati Sanggau, Paolus Hadi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan, berdasarkan yang sudah direncanakan target di tahun 2017 yang utama adalah memperbuat seluruh infrastruktur yang masih banyak belum tuntas.

“Kalau berbicara infrastrukur tentu ada beberapa hal, yakni berkaitan dengan infrastuktur jalan dan jembatan, pertanian, kesehatan dan perkantoran kita dan pelayanan publik, ” katanya, Selasa (26/12/2016).

Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Sanggau itu menjelaskan yang berkaitan dengan pelayanan publik jelas untuk kepentingan publik langsung, misalnya yang berkaitan dengan kita ingin memperkuat bagaimana rakyat bisa menikmati Sanggau sebagai daerah yang enak untuk didiami.

Baca: Proses 58 Wisudawan STIT Iqra Kapuas Hulu Dinobatkan sebagai Sarjana

“Misalnya kita harus memiliki fasilitas publik, sekarang kita sudah punya tempat wisata, ” jelasnya.

Diantaranya pancur aji, kedepan kita harus menjadikanya lebih enak untuk didatangi. Tentu disana ada infrastrukur jalan dan jembatan untuk menujunya, kita lebih kuatkan lagi supaya ada hal-hal baru didalamnya.

Selain itu, di Kampung wisata Sentana Sanggau, kedepan kita akan perbaiki lagi banyak hal, karena ada aksesnya dengan Muara Kantu. selain itu juga, komplek Sabang Merah yang harus ada pengembangan-pengembanganya lagi.

Kemudian di kawasan Sanggau Permai yang dijadikan tempat fasilitas olahraga dan alun-alun yang terletak di persis seberang kantor Pengadilan Negeri Sanggau.

“Alun-alun ini kita teruskan supaya tahun depan sudah bisa kelihatan progresnya. Mudah-mudahan di tahun 2019 sudah bisa dinikmati maksimal oleh masyarakat, karena sekarang sudah tahap penimbunan, ” tuturnya.

Dikatakanya, pembangunan alun-alun melewati beberapa proses, pertama ada penimbunan wilayahnya karena lokasinya ada yang rawa, mengatur drainase, ada beberapa perumahan yang memang harus pindah dan ada fasilitas sekolah, puskesmas dan perkantoran di lokasinya yang direncanakan akan dipindahkan.

Bupati menambahkan, apabila berbicara infrastruktur jalan dan jembatan. Kedepan kita akan terus menata di ibu kota Kabupaten Sanggau dengan beberapa pelebaran jalan dengan penguatan menjadi aspal.

“Demikian juga di ibu kota Kecamatan yang ada di Kabupaten Sanggau dan jalan antara kecamatan juga. Melalui dukungan dana desa dan dana ADD dari Pemda, kita akan lingkan perencanaan desa dengan Pemkab, jadi kesatuan yang kuat untuk menata desa termasuk mendorong beberapa wilayah anta desa dari sisi APBD dan APB-Des, ” ujarnya.

Lanjutnya, kalau berbicara persoalan kesehatan, tentu kita akan memperkuat infrastrukturnya, sebelumnya beberapa Puskesmas sudah dibangun dan kedepan akan kita banun, menambah puskesmas yang belum reseprentatif karena target kita seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Sanggau paling tidak memiliki fasilitas rawat inap, ada 18 Puskesmas, ” ujarnya.

Terutama di Kecamatan yang dijalur utama atau lintas jalan besar yang dilalui, tapi target kita sudah tidak banyak lagi ditahun depan, tahun 2017 kita akan bangun dua atau tiga Puskesmas yang direncanakan di Toba, Entikong, Sekayam.

“Mungkin yang belum di tahun 2018 yakni di Sosok dan Parindu. Tahun ini kita sudah bangun di Kembayan, Batang Tarang, Belangin dan Beduai, ” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved