Narkoba Turunkan Kemampuan dan Ancan Generasi Masa Depan Bangsa

Karena Entikong cukup ketat penjagaannya, para penyalur kemudian mencari jalur alternatif dan satu di antaranya Nanga Badau

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DEDY
Anggota dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalbar Michael Jeno. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPR RI Dapil Kalbar, Michael Jeno mengatakan, narkoba sudah menjadi bahaya yang mengancam masa depan bangsa. SDM NKRI menjadi lemah karena ancaman narkoba.

“Dalam jangka panjang akan menurunkan kemampuan kita untuk bersaing di era global yang sangat kompetitif,” kata Jeno kepada Tribun, Sabtu (10/12).

Jeno mengajak seluruh komponen bangsa harus bersatu padu menghadapi hal ini. Keluarga dan sekolah menjadi faktor utama khususnya buat generasi muda.

Dalam konteks kalimantan barat, jalur darat perbatasan Kalbar Sarawak harus menjadi perhatian karena menjadi satu di antara pintu masuk narkoba ke Kalbar dan kemudian disebarkan ke tempat-tempat lain.

Ia juga mengapresiasi petugas yang baru-baru ini menangkap narkoba yang telah masuk melalui Nanga Badau, Kapuas Hulu. Penangkapan ini membuktikan bahwa perbatasan darat Kalbar menjadi satu di antara jalur reguler masuknya narkoba.

“Karena Entikong cukup ketat penjagaannya, para penyalur kemudian mencari jalur alternatif dan satu di antaranya Nanga Badau,” terangnya.

Hal ini, menurut Jeno, perlu menjadi pertimbangan untuk penambahan personil dan peralatan baik oleh aparat kepolisian maupun bea cukai untuk menjaga perbatasan darat tersebut.

“Sebagai konsekuensinya, tentu memerlukan dukungan anggaran dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Baca: BNN Pontianak: Narkoba Seperti Fenomena Gunung Es

Kepad masyarakat pada umumnya, ia mengingatkan bahwa hal ini sekali lagi menunjukkan bahwa narkoba benar-benar menjadi ancaman nasional bagi pengembangan sumber daya manusia Indonesia ke depan.

Manusia Indonesia yang siap berkompetisi menghadapi persaingan global adalah manusia Indonesia yang bebas dari narkoba. Ini tanggungjawab semua pihak sesuai peran masing-masing.

Terkait dengan penangkapan Supadio, tekankan sekali lagi kalau pihak bea cukai di Bandara Supadio perlu menambah peralatan dan petugas. “Pemerintah pusat harus mendukung dan saya sebagai wakil rakyat Kalbar di komisi 11 DPR RI yang kebetulan mitranya departemen keuangan yang membawahi bea cukai, siap mendukung dari sisi itu,” tegasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved